Wanita ternyata cenderung memiliki mimpi yang lebih 'liar' daripada pria. Faktanya, dibandingkan pria, wanita juga lebih sering mengalami mimpi buruk. Hal ini menurut penelitian dari tim University of the West of England, Inggris.



Dilansir dari The Sun, dari 19 persen pria yang mengalami mimipi buruk, ada 30 persen wanita yang juga bermimpi buruk. Diperkirakan hal ini terjadi karena fluktuasi hormon pada wanita. Hal ini memicu perubahan suhu tubuh dan membuat wanita lebih sering bermimpi buruk dan aneh.



Juga diketahui ada lima mimpi, yang sering dialami wanita. Ketahui apa saja mimpi-mimpi tersebut dan artinya. 



1. Terbang, melonjak atau menukik

Arti dari mimpi ini adalah, Anda sedang melalui periode positif perubahan kepribadian. Pikirkanlah secara matang, apa yang terbaik bagi Anda. Maksimalkan keterampilan pada hal tersebut dan lakukan perbaikan untuk menutupi kekurangan.



2. Menghabiskan waktu bersama dengan selebriti, teman atau rekan kerja yang seksi

Mimpi ini klasik dan menggambarkan keinginan pemenuhan secara simbolis. Pikiran Anda saat tidur, terbawa ke tempat menyenangkan, yang tak berani Anda datangi di kehidupan nyata. Nikmati saja mimpi ini, karena tak ada yang dirugikan. Jika memang Anda ingin mengejarnya, lakukan saja. Tapi pastikan tak ada yang tersakiti.



3. Menemukan uang atau datang ke sebuah pesta

Hal ini bisa menjadi pemenuhan keinginan atau melambangkan sesuatu yang terjadi pada Anda. Tidak selalu harus berhubungan dengan uang. Cari tahu apa yang membuat Anda 'mapan' secara emosi. Baik dalam hal karier maupun hubungan. Fokuslah pada hal ini karena akan membuat Anda lebih percaya diri menghadapi rintangan yang ada. 



4. Menjadi anak baik di sekolah 

Ada seseorang yang ingin Anda buat bangga dan senang, bisa atasan, rekan kerja atau pasangan. Kembali ke usia sekolah melambangkan waktu ketika kita harus menyenangkan orang seperti guru. Ketahui alasan mengapa Anda memiliki keinginan untuk menyenangkan orang lain. Apakah Anda mencoba untuk mendapatkan citra baik di depan mereka? Atau, mungkin, Anda berusaha terlalu keras dan jadi obsesi?



5. Memiliki rambut indah, tubuh seksi dan penampilan yang lebih menarik

Ini juga mimpi klasik, yaitu memiliki penampilan sempurna. Atau mungkin, secara sadar Anda merasa sangat percaya diri dengan kualitas yang dimiliki. Fokuslah meningkatkan hal-hal positif dari kepribadian dan bukan aspek fisik. Lalu, 'tularkan' pada orang-orang terkasih
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

type='html'>
Otak kita secara alami tidak bisa berkata bohong, tapi jika berbohong dengan berulang-ulang dapat menghilangkan kecenderungan kita untuk jujuran, dan membuat berbohong itu lebih mudah dan mungkin tidak terdeteksi.


Neuroimaging penelitian telah menunjukkan bahwa otak manusia menunjukkan aktivitas jauh lebih banyak ketika mereka berbaring daripada ketika mereka tidak, terutama di korteks prefrontal, menunjukkan bahwa berbohong membutuhkan kontrol kognitif ekstra dan menghambat kebenaran. Berbohong juga mengambil terukur lebih lama daripada mengatakan yang sebenarnya.

Untuk menguji apakah apa yang disebut "respon kebenaran dominan" otak dapat diubah, Bruno Verschuere dari Ghent University di Ghent, Belgia, dan koleganya mempelajari tiga kelompok siswa.
Benar Atu Salah ?
Para siswa pertama kali diminta untuk memberikan laporan tertulis tentang kegiatan sehari-hari. Setiap siswa kemudian ditanya tentang kegiatan tersebut, dan diminta untuk baik itu berbohong atau mengatakan kebenaran dalam jawaban mereka.

Diselingi dengan pertanyaan-pertanyaan ini adalah "filler" pertanyaan di topik baru. Satu kelompok selalu diminta untuk menceritakan kebenaran kepada pertanyaan-pertanyaan pengisi, kelompok kedua harus berbohong, dan kelompok ketiga diminta untuk berbohong atau mengatakan kebenaran dalam ukuran yang sama.

Para peneliti menemukan bahwa pembohong sering menjadi lebih mahir berbohong. Perbedaan normal dalam waktu reaksi antara mengatakan yang sebenarnya dan berbohong menghilang.

"Pada orang yang dusta banyak dalam kehidupan nyata [seperti pembohong patologis], tanggap kebenaran dominan mungkin tidak sekuat seperti yang kita berteori," kata Ewout Meijer Universitas Maastricht di Belanda.

Krusial, kata psikolog Scott Lilienfeld dari Emory University di Atlanta, Georgia, hasil meningkatkan kemungkinan menarik bahwa setidaknya beberapa tindakan kebohongan mungkin relatif tidak efektif bagi pembohong dipraktekkan, termasuk psikopat. "Lie tes detektor yang paling sering digunakan pada orang yang diduga kejahatan, yang memiliki tingkat yang lebih tinggi karakteristik psikopat - termasuk ketidakjujuran patologis - daripada individu lain,"katanya.

"Temuan ini menunjukkan bahwa peppering tes detektor kebohongan dengan pertanyaan sederhana yang dirancang untuk mendapatkan respon yang benar akan memperkuat respon kebenaran otak, sehingga sulit bagi seseorang untuk berbohong. Hal ini akan meningkatkan akurasi tes tersebut," kata Meijer.

Sumber : http://indo-comunity.blogspot.com/2011/02/tes-otak-semakin-sering-berbohong.html
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

type='html'>

Banyak pria melakukan masturbasi, bahkan ada yang hingga kecanduan sampai-sampai jadi gelisah jika sehari saja tidak melakukannya. Hati-hati jangan berlebihan, sebab masturbasi juga punya efek samping jika terlalu sering dilakukan.


Tidak ada batasan yang pasti tentang seberapa sering pria boleh masturbasi. Meski dipengaruhi banyak faktor termasuk usia, ada beberapa pendapat yang menyebut frekuensi ideal untuk ejakulasi adalah 2-3 kali seminggu baik melalui masturbasi maupun hubungan seks yang sesungguhnya.

Dikutip dari AskMen, masturbasi yang terlalu sering bisa memicu aktivitas berlebih pada saraf parasimpatik. Dampaknya adalah produksi hormon-hormon dan senyawa kimia seks meningkat teramasuk asetilkolin, dopamin dan serotonin.

Ketidakseimbangan kimiawi yang terjadi akibat hobi masturbasi yang terlalu sering bisa memicu berbagai macam gangguan kesehatan antara lain sebagai berikut:

1. Impotensi
Gangguan pada saraf parasimpatik bisa mempengaruhi kemampuan otak dalam merespons rangsang seksual. Akibatnya kemampuan ereksi melemah, bahkan dalam tingkat keparahan tertentu bisa menyebabkan impotensi yakni gangguan seksual yang menyebabkan penis tidak bisa berdiri sama sekali.

2. Kebocoran katup air mani
Bukan hanya ereksi saja yang terpengaruh oleh kerusakan saraf, kemampuan saluran air mani untuk membuka dan menutup pada waktu yag tepat juga terganggu. Akibatnya sperma dan air mani tidak hanya keluar saat ereksi, lendir-lendir tersebut bisa juga keluar sewaktu-waktu seperti ingus sekalipun penis sedang dalam kondisi lemas.

3. Kebotakan
Dampak lain dari ketidakseimbangan hormon yang terjadi jika terlalu sering masturbasi adalah kerontokan rambut. Jika tidak diatasi, lama-kelamaan akan memicu kebotakan atau penipisan rambut pada pria.

4. Nyeri punggung dan selangkangan
Kontraksi otot saat mengalami orgasme bisa memicu nyeri otot, terutama di daerah punggung dan selangkangan. Bagi yang melakukannya dengan tangan kosong tanpa pelumas, rasa nyeri juga bisa menyerang penis karena gesekan yang terjadi bisa menyebabkan lecet-lecet.

5. Rasa letih sepanjang hari
Setiap kali tubuhnya mengejang karena orgasme, pria akan kehilangan cukup banyak energi karena hampir semua otot akan mengalami kontraksi. Akibatnya jika terlalu sering, pria akan kehilangan gairah untuk beraktivitas dan cenderung akan merasa ngantuk sepanjang hari.

Sementara menurut pakar seks Dr Andri Wanananda MS, masturbasi relatif normal bila dilakukan tidak sampai mengggangu kegiatan produktif sehari-hari.

Diakuinya memang ada dampak masturbasi yang keseringan yakni terjadi ejakulasi dini saat sanggama dengan pasangannya.

"Hal ini disebabkan oleh kebiasaan tergesa-gesa saat masturbasi karena ingin cepat merasakan kenikmatan orgasme seorang diri (self-satisfaction). Lalu ketika ia menikah, sifat tersebut masih terpatri pada dirinya hingga mengabaikan eksistensi isterinya. Itulah yang menyebabkan banyak kasus ejakulasi dini," tutur Dr Andri dalam konsultasi kesehatan.

sumber

Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

type='html'>

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgKm6maX052KaNnE2lx-otdVfEsmfg_Ai236eijLw7cj6Tti0GHR5aYSpfZupgVuB2Xn1iNQd1kSTTn1hUqq5f5qwT1hNHFIbwPRQK3EBv8SkmjpWH8UcGE2SKIFxsWmRerMZOkbbDXGGY/s400/liar1.jpg

Manusia pasti pernah berbohong, setidaknya sesekali dan untuk kebohongan yang polos sekalipun. Sebuah riset di Inggris mengungkap bahwa pria lebih sering berbohong ketimbang wanita.

Sebuah studi yang dilangsungkan oleh London’s Science Museum menemukan bahwa rata-rata pria mengucap 1.092 kebohongan setiap tahun atau sekitar tiga kali per hari. Sementara wanita umumnya berbohong sekitar 728 kali per tahun atau sekitar dua kali sehari.

Di negara asal studi ini dilangsungkan, pria berbohong mengenai kebiasaan tak sehat mereka, sementara wanita berbohong tentang keadaannya dengan kalimat “Aku nggakkenapa-kenapa, kok” atau “Aku baik-baik aja.” Padahal, kenyataannya kebalikannya.

Menurut salah seorang dari tim peneliti itu, Katie Maggs, berbohong merupakan bagian dari interaksi sosial kita. “Berbohong menjadi hal yang tak terhindarkan dalam keseharian manusia dan bisa jadi merupakan bagian yang penting dalam interaksi sosial kita,” ia menjelaskan.

Namun, belum diketahui apakah kebiasaan berbohong itu merupakan hasil dari gen, evolusi, atau cara kita dibesarkan. Dari sekitar 3.000 relawan diketahui, kita paling sering berbohong kepada ibu kita. Sebanyak 25 persen pria dan 20 persen wanita mengakui hal ini. Mengenai kebohongan itu juga, 82 persen wanita merasa termakan rasa bersalah akibat kebohongan yang mereka ucapkan. Sementara hanya 70 persen pria yang merasa bersalah dari kebohongan mereka.

Apa saja sih kebohongan yang paling sering diucapkan pria kepada pasangannya? Berikut ini di antaranya:
1. Saya enggak banyak minum/merokok/kebiasaan buruk yang ia janji hentikan.
2. Enggak ada yang salah. Saya baik-baik saja.
3. Duh, sinyalnya buruk, nih.
4. Enggak terlalu mahal, kok.
5. Saya sudah di jalan.
6. Saya kejebak macet.
7. Enggak, kok, kamu enggak kelihatan gemuk.
8. Maaf, telepon kamu enggak kedengaran.
9. Kamu kelihatan kurusan.
10. Saya suka hadiah kamu, saya memang kepengin itu.

Sumber : Kompas.com

Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati