Dunia digital membuka peluang tak terkira. Salah satunya: menjadi triliuner tanpa perlu menunggu rambut beruban terlebih dahulu. Semenjak masih remaja, sejumlah ABG geekkini telah menjadi Richie Rich.

Semua orang tahu, salah satu ikon Richie Rich 2.0 adalah Mark Elliot Zuckerberg, pendiri Facebook. Pemuda yang drop out dari Universitas Harvard dan kini berusia sekitar 27 tahun ini, telah menjadi kaya raya ketika usianya baru menginjak usia 20. Hingga Maret 2011, anak dokter gigi ini ditaksir memiliki kekayaan hingga US$13,5 miliar atau setara Rp121,5 triliun—yang menempatkan dia di daftar orang terkaya ke-19 di Amerika Serikat. Majalah Forbes mentahbiskan dia di posisi ke-52 orang terkaya sejagat. Goldman Sach menaksir Facebook tak kurang bernilai US$50 miliar.

Berikut adalah 3 remaja kaya karena teknologi:


1. Robert Nay

foto-menarik.blogspot.com - 3 Remaja Kaya Raya Karena Teknologi


Pecandu mobile game dan pengguna iPhone pastinya tak asing dengan Angry Fish. Saking populernya, game ini sempat menduduki posisi nomor 1 aplikasi yang paling banyak diunduh di iTunes App Store. Namun, sejak awal 2011 lalu, tanpa ampun Angry Fish didepak oleh Bubble Ball, sebuah game baru ciptaan Robert Nay, seorang ABG berusia 14 tahun. Ini semacam puzzle game di mana pemain diuji kemampuan berpikirnya untuk membuat gelembung balon sampai di tujuan.

Game gratis ini, tercatat sudah diunduh dua juta lebih orang, hanya dua minggu semenjak diluncurkan. Dengan hitungan-hitungan kasar bahwa untuk setiap game yang diunduh, Apple membayar US$0,99–setara Rp9.000– Nay sudah mengantongi pendapatan sebesar US$2 juta atau Rp18 miliar, sekali lagi, hanya dalam dua pekan.

Seperti diberitakan laman ABC, Nay memulai mengenal dunia programming ketika dia pertama kali membuat halaman web saat dia duduk di bangku kelas tiga SD. Melihat bakat luar biasanya, teman-temannya lalu meminta dia membuat game sendiri.

Perjalanan Bubble Ball dimulai dari riset Nay di sebuah perpustakaan lokal. Di situ, dia menemukan program bernama Ansca Monile's Corona SDK (Software Development's Kit), yang membantu dia untuk menyederhanakan proses pemrograman game yang dirancangnya itu.

Selama sebulan lebih, Nay yang sekarang menjadi CEO Nay Games, menghabiskan waktu berjam-jam setiap hari untuk menyelesaikan programnya—total terdiri dari 4.000 baris lebih kode program. Total biaya yang dihabiskannya sekitar US$1.200—berasal dari uang pemberian orangtua Nay, untuk membeli komputer Macintosh dan sejumlah software.

Sukses dengan Bubble Ball, Nay kabarnya sedang mempersiapkan game baru yang lain. Apa game itu, dia masih rapat merahasiakannya.




2. Mark Bao

foto-menarik.blogspot.com - 3 Remaja Kaya Raya Karena Teknologi


Remaja ajaib lain adalah Mark Bao, saat ini berusia 18 tahun dan masih bersekolah di sebuah SMA di Boston, AS. Dalam usia semuda itu, Bao sudah memiliki 11 unit bisnis digital. Tiga di antaranya sudah berhasil dia jual.

Bao kini menjabat sebagai CEO Avecora, sebuah perusahaan yang dia gambarkan bertujuan untuk "mengubah secara fundamental cara kita berkomunikasi dan memfasilitasi interkoneksi antar semua orang dan perangkat komunikasi." Jaringan global ini rencananya akan dia luncurkan pada 2013. Selain itu, dia juga memiliki beberapa proyek startup lain seperti Genevine, Supportbreeze, dan Classleaf.

Tidak hanya itu, berpendirian bahwa "berkontribusi balik kepada masyarakat melalui mekanisme nonprofit adalah sesuatu yang sangat penting untuk saya", Bao mendirikan organisasi nonprofit, Genevine Foundation dan The Center for Ethical Business.

"Saya bergerak cepat. Saya ambisius. Saya hadir untuk membawa perubahan," begitu Bao mendeskripsikan dirinya.

Dalam sebuah wawancara dengan juniorbiz.com, Bao mengatakan cita-citanya adalah mengumpulkan kekayaan hingga US$10 miliar atau Rp90 triliun. Dari jumlah itu, 80 persen akan dia sumbangkan kepada organisasi nonprofit di bidang penelitian dan bantuan kemanusian. "Adapun 5 persen lainnya akan digunakan untuk membantu perusahaan startup untuk tumbuh," ucap Bao.

Bao—seorang imigran China—mulai menjadi teknopreneur sejak dia duduk di bangku kelas 5 SD. Menggunakan Visual Basic 6.0 dia menulis sebuah aplikasi sederhana untuk mengatur jadwal membuat PR dan membantu dia menulis makalah. Dia lalu mengkopi program itu ke disket dan menjualnya ke teman-teman sekolah.

Startup pertama dia diluncurkan di tahun pertamanya di SMA. Namanya Debateware.com. Ini adalah system manajemen even untuk organisasi debat. Bao dan partner bisnisnya berhasil menjual program ini ke sebuah organisasi debat terbesar di AS.





3. Adam Horwitz
foto-menarik.blogspot.com - 3 Remaja Kaya Raya Karena Teknologi


Daftar Richie Rich tak bakal komplit tanpa memasukkan nama Adam Horwitz. Seperti ditulis juniorbiz.com, Horwitz memulai petualangan digitalnya ketika dia masih duduk di bangku kelas satu SMA di Pacific Palisades, saat berumur 15 tahun. Ketika itu ia membuat sebuah blog gosip gila-gilaan tentang teman-teman sekolahnya. Para orangtua yang was-was dengan dampaknya, memaksa dia menutup blog ini.

Horwitz lalu membuat Urban Stomp. Ini website yang menampilkan berbagai acara musik dan lokasi pesta di sekitar wilayah tersebut. Urban Stomp pernah berhasil mendatangkan 800 orang di sebuah pesta. Entah kenapa, dia memutuskan untuk menutupnya setelah beroperasi beberapa pekan.

Horwitz kini menjalankan perusahaan yang bertujuan mengajari remaja berumur 15 tahun ke atas untuk mencari uang online. Dia meluncurkan Mobile Monopoly dan Cell Phone Treasure, di mana masing-masing telah menghasilkan US$100 ribu atau sekitar Rp900 juta. Selain itu, dia juga sedang membangun satu platform baru, yang dinamainya Dude I Hate My Job. Ke mana-mana, ABG ini melesat dengan sedan mengkilat Audi A5 2010.

Dalam sebuah wawancana dengan juniorbiz, Horwitz mengatakan pebisnis muda seringkali menemui hambatan berupa stereotip dari masyarakat. "Orang pada awalnya tidak percaya pada saya. Teman-teman saya juga selalu beranggapan kamu tidak bisa berbisnis pada usia dini," katanya.

Padahal, kata dia, berbisnis mulai usia muda punya banyak keuntungan. Salah satunya adalah tidak harus membayar pajak karena masih tinggal bersama orangtua.

"JIka kamu seorang entrepreneur muda dan sedang berusaha membangun bisnis online raksasa, jangan pernah berpikir kamu tidak bisa mewujudkannya," Horwitz berpesan. "Dengan Internet, kamu bisa melakukan hamper apa saja. 
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati



Para seniman dan desainer di London, Inggris, berkompetisi untuk merebut penghargaan bergengsi. Mereka menciptakan berbagai macam karya interior dan teknologi dengan menggunakan bermacam bahan baku.


Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati







Freeloader Portable Solar Charger adalah sistem pengisian portabel yang dapat mengisi baterai hampir setiap perangkat genggam, setiap saat. Terbungkus dalam tubuh aluminium hardy modern, perangkat ini pada dasarnya dual powered - dengan panel surya dan bahkan oleh kabel pengisian connectible ke PC USB port. baterai iPod dapat diisi untuk 18 jam, ponsel selama 44 jam, sebuah PDA untuk 22 jam dan bahkan PSP selama 2,5 jam! Solar charger ini luar biasa harganya hanya $ 39,99.

Muzatch MZH SolarCharger-SP-6000

Muzatch telah meluncurkan-MZH SP-6500 / SP-6000 pengisi daya energi terbaru untuk komputer notebook. Ini merupakan gadget yang valueable, meskipun sedikit mahal, fitur teknologi intelektual paten eksklusif Muzatch's beradaptasi yang dapat menyesuaikan tegangan dan arus listrik yang berbeda, praktis menawarkan perlindungan dari harga yg terlalu mahal, lebih dari arus dan pendek. Menurut perusahaan, perangkat dapat mengisi berbagai produk dan menggabungkan built-in baterai lithium-ion dengan kapasitas 12.000 mAh. Pengisi daya surya dapat memberikan tegangan output mulai dari 5V dengan 22V.
Harga: $ 149,95

Sungen Flipped-Charger

Sungen International Limited telah tanpa lelah bekerja untuk membuat energi surya mudah diakses dan digunakan. Perusahaan ini memperkenalkan lini produk baru dari charger gadget dilipat di CES 2010. Pengisi baterai dirancang dengan panel surya dan built-in baterai yang dapat mengisi untuk kapasitas penuh dalam waktu sekitar 25 jam sinar matahari. Selain charger gadget, perusahaan juga telah meluncurkan kit pengisian untuk menyalakan peralatan yang lebih besar oleh sumber hijau.

Thanko Debut Solar Charger




Kecil dan Imut - charger baru ini memiliki ukuran kecil hanya W70 × H70 × D29mm bersama dengan tiga lampu LED di samping. Perangkat menggabungkan jenis kabel tarik 18cm yang berputar pada dinamo untuk menghasilkan listrik dengan tenaga manusia atau lebih menarik. Perangkat ini juga dilengkapi dengan kabel 30cm untuk biaya surya bersama dengan tiga konektor warna yang berbeda.

Mini Strapya solar cell phone charger


Lebih kecil ukurannya dari iPod, ini aneh unik pasti bungkus daya jika mendapat 6-10 jam sinar matahari. Terhubung ke ponsel menggunakan adaptor dan setelah itu Anda bisa mendapatkan 3 jam energi diandalkan. Namun keuntungan besar dari Strapya adalah harga yang murah - hanya $ 17,54.

PSP Solar Charger

Terdiri dari dua panel surya, bisa charge PSP anda dengan mudah pada hari-hari cerah, yang juga untuk harga wajar dari $ 28,76. Tapi merugikan dari gadget ini adalah bahwa layar PSP tidak cukup terang untuk meniadakan pengaruh sinar matahari langsung.

Solar Plug for Notebook



Jika Anda dalam perjalanan lapangan dengan seluruh dunia yang luas, ini adalah charger yang tepat untuk Anda - atau lebih tepatnya laptop Anda. Ukuran saku Solar Plug fitur sistem mikro-prosesor dengan panel surya yang membantu untuk menghasilkan 12v arus listrik, sebuah kuantitas optimum untuk menyalakan laptop.

LJ-2600B 2600mAH


LJ-2600B dilengkapi dengan penutup aluminium bergaya biru, tapi pekerjaan utamanya adalah bahwa mengubah energi cahaya menjadi listrik kita yang berharga, dan ia melakukannya dengan efisiensi. Menampilkan panel fotolistrik, dan built-in 2600mAH baterai Lithium-ion, perangkat ini dapat diisi ulang oleh komputer USB dan outlet AC standar. Hal ini dapat kekuatan kebanyakan produk digital seperti ponsel, PDA, kamera digital, pemutar MP3 dan MP4, dan bahkan perangkat GPS.

Brunton SolarRoll



Brunton SolarRoll pada dasarnya adalah sebuah panel 58-inci roll-up surya panjang. Ia melakukan lebih baik daripada tas bertenaga surya dan ransel, dan apalagi kita tidak perlu khawatir tentang menemukan outlet listrik ketika kita bepergian dengan perangkat mobile. Biaya antara $ 199 dan $ 499, dan dengan sedikit cahaya matahari, dapat dengan mudah dan rapi charge laptop, ponsel, kamera, dan bahkan baterai mobil. Dan juga tahan air!



Solio Classic Hybrid Solar Charger



Menampilkan 3 tinggi efisiensi sel surya dan 1650Amh internal Lithium-Ion Battery, Classic Solio adalah cara yang bagus untuk membuat pernyataan hijau. Hal ini juga kemampuan untuk mengadakan biaya sampai 1 tahun!

Sumber : http://www.lihatberita.com/2011/02/10-charger-tenaga-surya-teknologi-masa.html
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

Sobat Blooger sekalian Produsen elektronik Jepang, Sanyo berhasil menciptakan sebuah perangkat 'penanak roti'. Perangkat ini dapat mengubah butiran beras langsung menjadi roti. Nah loh, ga perlu repot lagi kan ?

Beras biasanya hanya bisa diolah menjadi nasi. Bahkan perangkat penanak nasi saat ini banyak ditemui di pasaran. Namun kali ini Sanyo mencoba berinovasi dengan meluncurkan penanak roti di Asia.

Mesin ini dapat memadukan secangkir butiran padi menjadi tepung beras. Kemudian, tepung beras tersebut diolah lagi dengan campuran air, zat perekat yang biasa digunakan untuk membuat ketan, ragi, dan bahan lainnya yang digunakan untuk memanggang roti. Semua olahan itu akan berubah menjadi roti hanya dalam waktu empat jam.

"Penanak roti ini diberi nama Gopan, berasal dari kata 'Gohan' yang berarti beras dan bahasa Spanyol 'pan' yang berarti roti. Nantinya mesin ini baru akan dipasarkan di Asia tahun depan, setelah lebih dulu diluncurkan di Jepang pada Oktober," ujar juru bicara Sanyo Liu Yingying, seperti dikutip melalui Straits Times, Kamis (15/7/2010).

Menurut Yingying, Sanyo sangat antusias untuk mengekspor mesin ini ke negara-negara Asia, seperti China dan Asia Tenggara, yang masih memiliki lahan padi di negaranya dan bahkan menjadikan beras sebagai makanan pokok. Mesin itu sendiri akan dipasarkan dengan harga USD774 hingga USD928.

Sanyo berpendapat jika mesin ini akan meningkatkan konsumsi beras dan mengubah kebiasaan makan seseorang.

Menurut data dari industri, pasar untuk 'home bakery', atau industri rumahan yang menggunakan mesin pembuatan roti, meningkat drastis di Jepang pada beberapa tahun terakhir, dan pengiriman naik 30,7 persen pada 2009 dari tahun sebelumnya menjadi 438.000 unit.[technozone]
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

Warga Brojolan Barat, Kelurahan Temanggung I, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah mengolah air limbah pabrik tahu menjadi biogas dan dimanfaatkan sebagai bahan bakar pengganti minyak tanah atau gas elpiji untuk menyalakan kompor.

Bendahara Kelompok Swadaya Masyarakat Tirta Guna, Brojolan Barat selaku pengolah limbah, Bambang Kusnanto di Temanggung, Senin (5/7/2010) mengatakan penggunaan bahan bakar dari biogas limbah pabrik tahu itu dilakukan sejak Desember 2008.

Ia mengatakan, di wilayah Brojolan Barat terdapat delapan pabrik tahu dan selama ini air limbah pabrik tahu cenderung membuat pencemaran lingkungan. "Berawal dari kondisi tersebut maka muncul pemikiran untuk mengolah limbah tersebut menjadi bahan bakar," katanya.

Bambang menyebutkan, saat ini ada 29 kepala keluarga Brojolan Barat yang bisa memanfaatkan bahan bakar biogas itu untuk memasak. "Baru 29 kepala keluarga yang bisa memanfaatkannya, karena kapasitas pengolahan limbah masih terbatas," katanya.

Secara ekonomis, katanya, penggunakan bahan bakar biogas ini lebih irit dibanding menggunakan gas elpiji dan lebih aman. Menurut dia, dengan menggunakan bahan bakar secara tidak terbatas untuk keperluan rumah tangga, setiap kepala keluarga ditarik iuran Rp30 ribu per bulan untuk operasional dan pemeliharaan instalasi.

Proses pengolahan limbah, yakni air "manyon" atau air limbah pabrik tahu dialirkan masuk inlet kemudian masuk degister dan terjadi proses fermentasi yang menimbulkan gas metan atau biogas. "Biogas tersebut disalurkan ke rumah tangga dengan menggunakan pipa paralon dan siap digunakan sebagai bahan bakar," katanya.

Ia mengatakan, agar air limbah itu bisa ramah lingkungan maka dari degister masuk ke bak pelimpah dan dialirkan ke instalasi pengolah air limbah, setelah itu baru dibuang ke sungai.

Seorang warga yang menggunakan biogas tersebut, Ny. Asmirah (63) mengatakan dengan menggunakan biogas harga lebih murah. "Dengan harga Rp30 ribu perbulan, kami bisa menggunakan bahan bakar sepanjang hari dengan tidak terbatas sehingga pengeluaran uang bisa lebih irit," katanya.[kompas.com]


I♥Blogger


Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

Samsung meluncurkan robot pembantu rumah tangga (PRT) yang mampu meringankan pekerjaan rumah, hanya dengan sentuhan tombol langsung bisa bekerja. Robot bernama NaviBot ini mampu bergerak sendiri pada permukaan lantai rumah termasuk karpet, lantai kayu maupun ubin. 

NaviBot yang berarti penghisap debu ini dapat mengidentifikasi tata letak rumah, dengan kamera miliknya. Setiap detiknya, ada 30 foto ter-capture untuk membantu menentukan sudut rumah yang perlu dibersihkan.

Seperti dikutip detikINET dari Smart House, Jumat (9/7/2010), robot ini mampu membersihkan ruangan seluas 100 meter persegi hanya dalam waktu 40 menit. Tak hanya itu, robot ini mempunyai 38 sensor built-in yang memungkinkan ia menghadapi segala kondisi lantai apapun.

Sikat di kedua sisi robot sengaja dirancang untuk membersihkan pingir-pinggir ruangan. Tak hanya itu, NoviBot juga memiliki tiga sensor anti-kusut yang secara otomatis akan merapikan tali atau jumbai karpet yang berantakan.

NoviBot memiliki dua pilihan perintah dalam meringankan pekerjaan. Pertama adalah Virtual Fence Mode, dimana para pemilik bisa menentukan daerah mana saja yang ingin dibersihkan maupun yang tidak ingin dibersihkan. Kedua adalah Virtual Guard Mode yang memungkinkan pemilik untuk menentukan urutan ruangan yang akan dibersihkan.

"Sejalan dengan komitmen Samsung yang akan selalu menyediakan teknologi masa depan, Samsung NoviBot adalah inovatif baru dengan cara yang lebih pintar untuk membersihkan rumah," tukas Mark Leathan, Kepala Pemasaran Samsung Electronics. 

Robot mungil ini akan hadir dengan dua variasi warna yaitu Netral Grey seharga US$ 799 dan Mirror Blue dengan harga US$ 999. Ternyata robot pembantu rumah tangga ini harganya masih kurang dari sebuah motor bebek. Berminat?[detikinet.com]

I♥Blogger
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

PESAWAT bertenaga surya Solar Impulse sukses melakukan ujicoba terbang selama 24 jam untuk pertama kalinya.

Pesawat mendarat dengan selamat di bandara Payerne, sekitar 50 kilometer barat daya Kota Bern, Swiss, Kamis (8/7) pukul 09.00 waktu setempat (03.00 WIB).

Prototipe pesawat empat mesin ini dikemudikan oleh Andre Borschberg, mantan pilot pesawat tempur jet dari Swiss.

Prestasi yang berhasil dicatat Solar Impulse membawa satu langkah lebih dekat untuk keliling dunia, hanya menggunakan energi matahari.

Solar Impulse menjalani uji coba pertamanya di Zurich pada Desember lalu. Pesawat ini dibuat dari serat karbon. Panel surya sepanjang 64 meter dipasang di sayap pesawat.

Tim Solar Impulse mengatakan 12 ribu sel surya berhasil menyimpan energi yang cukup untuk sepanjang hari, terutama untuk penerbangan terakhir pada waktu malam. Mereka mengatakan, pesawat dapat terbang di udara 24 jam nonstop.

Pesawat ini memiliki empat mesin, masing-masing memiliki kekuatan maksimum 10 tenaga kuda. Meskipun panjang sayapnya hampir menyamai Airbus A340, berat Solar Impulse hanya 1.600 kilogram. (AP/OL-9)
[sumber:mediaindonesia]

I♥Blogger
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

Sobat Pengetahuan Sekalian, penyandang kebutaan atau Tunanetra sebentar lagi akan bisa menikmati jalan-jalan menggunakan mobil, setelah teknologi ini nanti bisa dinikmati, maka mereka para penyandang cacat tunanetra tidak lagi harus berjalan kaki untuk pergi ke tempat tujuan mereka, lebih cepat dan aman. Berikut OzzysBlog kutip dari BBC NEWS hari ini.

Para ilmuwan Amrik dan Federasi Tunanetra sedang menggarap sebuah mobil khusus bagi para tuna netra, rencananya tahun depan akan segera hadir prototipe dari mobil ini

Mobil ini dibikin tujuannya agar para tunanetra bisa berkendara, tentunya dengan bantuan tekologi yang memungkinkan bagi tunanetra, begitu kata NFB dan Virginia Tech University.

Termasuk di dalamnya sebagai penunjuk jalan adalah sensor sensitiv yang dilekatkan pada sarung tangan yang bergetar.  Dan juga dilengkapi dengan semburan udara yang sudah terkmpresi, agar si pengendara tahu medan hambatanya.

Yang tak kalah hebat, pengendara akan di lengkapi dengan rompi yang bisa mengetahui kecepatan dan arah mobil saat berkendara, bahkan akan muncul suara-suara mengenai semua informasi tersebut di atas. Tahun lalu teknologi ini sudah diujicobakan pada kereta khusus orang buta.

Teknologi ini nantinya menggunakan sensor laser dan kamera sebagai pengganti mata si tunanetra.

Teknologi ini akan diperkenalkan ke publik pada bulan Januari Tahun Depan pada acara Balap Daytona di Kanada.[sumber:BBC]

Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

Berkat sebuah sistem yang diciptakan Regina Barzilay dan timnya dari Massachusetts Institute of Technology (MIT), sebuah komputer bisa berfungsi sebagai penerjemah bahasa kuno.

Hasil kerja kerasnya ini tak hanya membantu para arkeolog menerjemahkan bahasa kuno, tetapi juga menambah jumlah bahasa yang bisa diterjemahkan secara otomatis dengan sistem penerjemahan, seperti pada Google Translate.

Sistem komputer tersebut membuat asumsi tertentu antara bahasa satu dengan yang lain, contohnya bahasa Yahudi. Sistem ini juga bergantung pada cara sistematik untuk memetakan alfabet suatu bahasa ke dalam alfabet bahasa lain.

Namun demikian, Barzilay mengingatkan bahwa sistem ini bagaimanapun  tidak bisa menggantikan hasil penerjemahan yang dilakukan manusia. "Namun setidaknya, bisa membantu pekerjaan mereka," ujarnya singkat,[detikinet]
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

Ilmuwan di Eropa mengembangkan robot pintar yang bisa bernavigasi sendiri di sekitar kota untuk mengumpulkan sampah dari para pejalan kaki.

Robot bernama DustCart ini merupakan hasil proyek robotik yang didanai Uni Eropa. Tingginya hampir seukuran dengan manusia pada umumnya. DustCart berbentuk agak bulat, dilengkapi dengan roda untuk berjalan dan laci tempat orang-orang menaruh sampah.

"Kami menggunakan komponen robotik terbaik dan tercanggih dalam membangun DustCart," kata koordinator tim perancang DustBot Profesor Paolo Dario,

"Robot semacam ini akan sangat membantu mengatur kebijakan otoritas limbah di seluruh Eropa," tambahnya.

Meski tubuhnya nampak gemuk, DustCart bisa menuntun dirinya sendiri untuk menjelajahi medan sempit, menyusuri jalan dan taman kota.

Tak hanya itu, DustCart juga dilengkapi kamera dan sensor sehingga memudahkanya melihat arah yang dituju. Dia memindai jalur yang akan dilaluinya dan mengolah informasi tersebut guna menghindari rintangan.

DustCart akan menghampiri pejalan kaki yang akan membuang sampah, sehingga mereka tinggal menaruh sampah pada laci di tubuhnya. Dengan begitu, kehadiran DustCart membuat orang tak punya lagi alasan untuk membuang sampah sembarangan.[detikinet]
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

Mobil TerbangThe Terrafugia Transition, pesawat terbang yang bisa berubah menjadi mobil atau sebaliknya, akan diproduksi besar-besaran. Terrafugia telah mendapat izin pesawat dengan beban khusus, dari Administrasi Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA).

Seperti dilansir Telegraph.co.uk, edisi Selasa 29 Juni 2010, pesawat-mobil ini merupakan satu-satunya kendaraan yang secara hukum diizinkan untuk beroperasi resmi.

Bagaimana metamorfosa kendaraan ini? Saat berada di jalan raya, kendaraan ini bisa dipacu dengan kecepatan standar. Saat menjadi mobil, kendaraan ajaib ini melipat sepasang sayapnya.

Artinya, bila menemukan area yang cocok dijadikan untuk bandara dadakan, kendaraan ini bisa segera beraksi. Cukup dengan 'bandara' berukuran sepertiga dari bandara normal, atau sekitar 500 meter, pesawat ini bisa lepas landas. Sayap lipat bertenaga listrik bisa mengembang.

Saat berada di udara, kecepatannya bisa mencapai sekitar 115 meter perjam, dengan jarak tempuh mencapai sekitar 760 kilometer. Beban yang diangkut bisa mencapai 200 kilogram.

Terrafugia sangat mengutamakan keselamatan penumpang. Termasuk dalam penerbangan dalam cuaca buruk. Pilot atau sopir dapat dengan mudahnya kembali ke rumah dan memasukkan pesawat ke garasi mobilnya.

Hingga kini tercatat 70 orang sudah memesan kendaraan ini. Dengan merogoh kocek sekitar Rp 90 juta sebagai tanda jadi, pesawat sudah bisa dipesan. Rencananya, pesawat-mobil ini akan dilego Rp 1,76 miliar.

Dana tanda jadi itu disimpan di pihak ketiga. Tujuannya, bila perusahaan itu bankrut sebelum barang tiba di lokasi, maka dana akan dikembalikan.[yahoo]

Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

Panjat DindingSeorang siswa asal Cambridge berhasil mengkonversi dua buah vacum cleaner untuk kemudian dijadikan sebuah gadget yang nantinya bisa digunakan untuk memanjat tembok layaknya aksi dari tokoh superhero Spiderman. Produk tersebut dibuat atas dasar kekagumannya pada tokoh dengan sejata pamungkas jaring laba-laba itu.

Seperti dikutip dari orange.co.uk, Selasa (29/6/2010), sebagai pengagum berat Spidermen, Hibiki Kono (13), merangkai mesin yang nantinya dapat membawa seseorang dapat menapaki tembok tersebut dengan bantuan selang penyedot dari dua vacum cleaner jenis Tesco itu. Karyanya ini membuat kagum pihak sekolah dan teman-temannya, apalagi ia memperagakan karyanya itu saat apel pagi di sekolah.

"Ketika aku masih kecil, aku sangat menyukai semua film Spiderman. Aku ingin berpakaian seperti Spiderman, bahkan aku juga ingin bisa memanjat dinding seperti dia," kata Hibiki.

Hibiki menghabiskan waktu lima bulan merancang produk tersebut di sekolahnya King's College, Cambridge. Dia menggunakan dua penyedot debu 1.400 watt, yang dibelinya dengan harga US$ 14,98 masing-masing dari Tesco kemudian melekatkan bantalan kayu bentuk persegi untuk sebagai tapaknya.

Karya Hibiki ini membuat guru desain teknologinya kagum. "Saya sangat bangga padanya. Ketika ia datang padaku dengan ide di awal aku ragu, tapi begitu dia membuktikan hal itu bisa dilakukan, saya mendorongnya," ujar Angus Gent.

"Dia mengembangkannya sendiri dan yang luar biasa ini dilakukan oleh anak seusianya. Dia telah menghabiskan dua setengah jam dalam seminggu, untuk menciptakan produk ini selama lima bulan terakhir," lanjut dia.

Hibiki menambahkan orang tuanya cukup bangga terhadap karya yang dihasilkannya. Hanya saja ibunya sedikit khawatir tiba-tiba Habiki bisa berjalan sampai ke langit-langit kamarnya.

"Aku sudah memanjat dinding sekolah tapi tidak sampai ke atas karena terlalu tinggi jadi tidak diizinkan. Tapi bagiku ini tidak menakutkan dan aku sepenuhnya percaya pada mesin ini," tutup dia.[detikinet]
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

Masih teringat saya dulu ketika masih kecil, setiap kali menyebut kota Bantul pasti identik dengan kota "Ndeso" (baca:kampungan), identik dengan keterbelakangan, identik dengan kemiskinan, namun sekarang, berkat kerja keras warga bantul yang pantang menyerah, bak mukjizat, Bantul kini menjadi sangat istimewa dan berkelas.

Bantul sekarang, adalah Kota dengan Tenaga pengajar setingkat SMU dengan pendidikan S2 terbanyak se Indonesia, sumber daya manusianya kini sudah tidak "ndeso" lagi, perekonomiannya kian melejit dan terus maju menjadi kota madani yang subur nan elok, ini terbukti dengan kian maraknya investor melirik kota ini untuk menanamkan modalnya.

Bantul juga memiliki Energi Listrik Hibrid Terbesar di Indonesia

Pembangunan yang dilakukan di kawasan Pantai Pandansimo Baru, Dusun Ngentak, Desa Poncosari, Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Energi listrik hibrid ini terbesar di Indonesia. Proyek ini adalah percontohan dan nantinya bisa dikembangkan ke daerah lain," kata Menteri Negara Riset dan Teknologi (Menristek), Suharna Surapranata, Minggu (27/6), saat peletakan batu pertama percontohan pengembangan energi
listrik hibrid tersebut.

Energi listrik hibrid itu menggunakan sistem konversi energi angin dan sistem energi matahari. Pembangkit ini terdiri dari 40 kincir angin. Satu kincir angin mampu menghasilkan listrik 1 kilowatt. Selain itu, untuk energi mataharinya memakai panel surya dengan kapasitas produksi energi
listriknya sampai 15.000 watt.

Pembangunan energi listrik hibrid tersebut memakan dana Rp3 miliar dari Kementerian Negara Riset dan Teknologi. Ada juga dukungan dana oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Pemerintah Kabupaten Bantul, UGM Yogyakarta, Masyarakat Ilmuwan dan Teknologi Indonesia. Total dana yang dikucurkan mencapai Rp5 miliar.

Energi listrik hibrid yang dibangun di kampung nelayan Pantai Pandansimo itu bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat setempat. Yaitu, untuk memproduksi 1.000 kilogram es balok per hari serta untuk memompa air sumur renteng untuk kebutuhan petani di pesisir pantai, terutama pada musim kemarau. Selain itu, energi listrik yang dihasilkan juga bisa untuk penerangan jalan umum.

Bupati Bantul Idham Samawi mengungkapkan, dengan pembangunan energi listrik hibrid tersebut maka akan bisa mendukung program Pemkab Bantul yang ingin mengembangkan perkebunan dan pertanian di kawasan pesisir. Seperti diketahui, di pesisir pantai selatan Yogyakarta itu sedang dikembangkan untuk pertanian seperti buah melon, buah naga, tomat, bawang merah, bawang putih, dan cabai.

"Dengan sistem energi listrik hibrid itu maka kawasan kampung nelayan Pantai Pandansimo Baru ini juga akan dikembangkan sebagai kawasan wisata Agro Fisheries Technopark," jelasnya.

Bantul Tempat Strategis Peluncuran Roket

Puluhan roket diluncurkan dari pantai Pandansimo, Bantul, Yogyakarta. Kegiatan tersebut diadakan dalam rangka Kompetisi Roket Indonesia (Korindo) 2010 dimana sebanyak 31 tim dari berbagai universitas di Indonesia ikut ambil bagian.

Korindo merupakan ajang kompetisi di bidang rancang bangun muatan roket bagi mahasiswa Tanah Air. Kegiatan ini bertujuan untuk menyiapkan bibit unggul yang berminat menggeluti teknologi dirgantara, khususnya peroketan.

"Untuk pertama kalinya, kompetisi ini disaksikan oleh pengamat Asia-Pacific Regional Space Agency Forum (APRSAF) yang berasal dari Jepang dan Malaysia," tukas Dra. Elly Kuntjahyowati, MM selaku kepala bagian Hubungan Masyarakat Korindo 2010.

Ada 40 tim yang berhasil lolos dan berhak unjuk gigi dalam Korindo 2010 yang berlangsung 26-28 Juni ini. Namun hanya 31 tim yang mengambil komponen lomba sehingga dinyatakan berhak ikut lomba.

"Sebanyak tujuh tim gagal dan dua tim lainnya mengundurkan diri," ujar Rika Andiarti, Kepala Pusat Teknologi Dirgantara Terapan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).

Kompetisi kali ini bertema Homing Meteo Payload, yakni kompetisi untuk menghasilkan rancang bangun payload (muatan roket). Payload harus mampu kembali atau menuju sasaran yang telah ditentukan setelah terpisah dari roket peluncur.

Korindo 2010 di pantai Pandansimo terlaksana atas kerja sama Kementerian Pendidikan Nasional, LAPAN, Universitas Gadjah Mada, Pemerintah Kabupaten Bantul dan Angkatan Udara.[detik][mediaindonesia]
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati