Warna biru adalah warna yang sejuk dan indah, tehukah kamu bahwa ternyata ada beberapa fakta mengenai warna biru ? Inilah beberapa fakta tersebut.



1. Sebuah pembelajaran membuktikan bahwa seorang pengangkat beban dapat mengangkat beban yang berat lebih baik dalam gymnasium yang berwarna biru.

2. Dalam kebudayaan Roma dahulu, warna biru digunakan oleh pihak yang dipekerjakan sebagai pelayan masyarakat atau pihak berwajib. Itulah mengapa kebanyakan polisi diberbagai belahan dunia khususnya di Amerika Serikat identik dengan warna biru. Ini merupakan ciri dari filosofi kebudayaan Roma.

3. Dalam sebuah pabrik, rata - ratra biru melambangkan peralatan yang sedang diperbaiki.

4. Biru juga melambangkan sistem surat menyurat yang menggunakan udara (air mail) dan Angkatan Laut (Navy).

5. Sebuah survey membuktikan bahwa biru adalah produk warna sweeter wanita yang paling laris diperjual belikan. Karena, kebanyakan wanita berfikir para lelaki menyukainya.

6. Warna yang paling banyak disukai oleh laki - laki.

7. Dalam kepercayaan tertentu biru melambangkan kemurahan surga. (akan dibahas lebih lanjut).

8. Di India biru dipercayai membawa nasib yang buruk.

9. Di dalam kebudayaan tradisional China Biru melambangkan rasa sakit.

10. Biru adalah warna utama, dari 3 warna utama (merah - hijau - biru).

11. 8 % dari penduduk di seluruh dunia memiliki warna mata biru.

12. Di UK biru menjadi lambang warna dari waspada penyakit kanker testis.

13. Di US kotak surat kantor pos umumnya berwarna biru

14. Biru adalah warna umum dari sikat gigi di berbagai dunia.

15. Nyamuk lebih tertarik untuk mendatangi warna biru dibandingkan dengan warna yang lainnya.

16. Blue Bird tidak bisa melihat warna biru.

17. Burung Hantu adalah satu -satunya burung yang bisa melihat warna biru.

18. Warna biru cerah pertama kali ditetapkan di Inggris pada tahun 1915.

19. Warna biru banyak digunakan di dalam kantor, karena penelitian membuktikan orang - orang lebih produktif dalam ruangan berwarna biru.

20. Setelah 15 tahun permen warna - warni Skittles di Amerika baru memutuskan untuk membuat permen warna biru.

21. Maksud kata - kata 'Feeling blue' adalah saat seseorang merasa sedih.

22. Maksud dari Frase 'Once in blue moon' adalah peristiwa dari yang jarang terjadi.
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati


Ilmuwan Amerika mengembangkan tanaman yang bisa mendeteksi bom. Caranya, mereka "mengajari" protein tanaman untuk mengubah warna saat ada unsur kimia tertentu. Penerapan hasil penelitian bukanlah hal yang susah, misalnya, tanaman itu bisa digunakan melingkari gerbang keamanan. Saat teroris mendekat dengan bahan peledak, seluruh tanaman berubah warna menjadi putih.

Daily Mail melaporkan, tanaman itu bekerja karena reseptor protein dalam DNA tanaman secara alami merespon rangsangan ancaman dengan melepaskan unsur kimia bernama terpenoid untuk menebalkan kulit ari daun, akibatnya daun mengubah warna. Penelitian ini dikerjakan oleh profesor biologis University of Colorado, June Medford bersama markas besar angkatan bersenjata Amerika Serikat, Pentagon. "Tanaman tidak bisa berlari atau bersembunyi dari ancaman, sehingga mereka mengembangkan sistem mutakhir untuk mendeteksi dan merespon lingkungan mereka," kata profesor Medford.

Para peneliti merancang program komputer untuk memanipulasi mekanisme pertahanan alami Tanaman dengan "mengajari" reseptornya menanggapi unsur kimia bahan peledak serta polutan udara dan polutan air. Reseptor komputer yang didesain ulang tersebut dimodifikasi supaya berfungsi dalam dinding sel tanaman sehingga mereka bisa mengenali polutan-polutan atau bahan peledak dalam udara atau tanah di dekatnya. Tanaman itu mendeteksi senyawa dan mengaktifkan sinyal internal yang menyebabkan hilangnya warna hijau dan mengubahnya menjadi dedaunan putih.

Kemampuan mendeteksi dari Tanaman ini serupa bahkan lebih baik daripada anjing. Sifat deteksi itu bisa digunakan untuk tanaman apapun dan bisa mendeteksi beberapa polutan sekaligus. Profesor Medford dan timnya belum lama ini menerima hibah tiga tahun senilai 7.9 juta dolar dari U.S. Defense Threat Reduction Agency untuk membawa penemuan mereka ke "dunia nyata." Penelitian itu muncul dalam jurnal PLOS ONE.





Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

type='html'>
Salah satu jenis hewan predator yang paling berbahaya di lautan adalah hiu, sehingga karena saking ganasnya ikan ini, Hollywood beberapa memfilmkannya dengan judul 'Jaws', 'Shark Attack', dan lain-lain. Tapi tahukah Anda kalau predator ini ternyata buta warna?

Fakta ini diungkap ilmuwan berdasarkan penelitian yang dipublikasikan di jurnal Naturwissenschaften Selasa (18/1/2011), dan dikutip Kompas.com, Rabu (19/1/2011). Demi mendapatkan kesimpulan itu, peneliti melakukan observasi pada mata hiu dengan menggunakan teknik micro-spektofotometri. Mereka mengamati sel-sel penyusun retina mata pada 17 spesies hiu yang ditangkap di wilayah Queensland dan Australia Barat.

Hasilnya, mereka menemukan bahwa 10 dari 17 spesies hiu tidak memiliki sel berbentuk kerucut, sel yang berperan dalam membedakan warna. Sementara, 7 spesies lain hanya punya 1 jenis sel kerucut, yakni jenis yang peka pada warna hijau (panjang gelombang 530 nanometer).

Para ilmuwan menemukan, kebanyakan spesies hiu hanya memiliki sel berbentuk batang. Sel tersebut sangat sensitif terhadap cahaya, mampu membedakan kontras dan memungkinkan pengelihatan warna. Namun, sel itu tidak mampu membedakan warna.

"Hasil studi kami menunjukkan, dibandingkan dengan warna, kontras dengan latar mungkin jauh lebih penting bagi hiu untuk mengidentifikasi objek," kata Nathan Scott Hart, pemimpin proyek penelitian ini yang berasal dari University of Western Australia.

Dalam wawancaranya dengan AFP, ia mengungkapkan, "Pengetahuan ini bisa membantu kita untuk merancang alat pancing, peralatan surfing dan pakaian renang yang kurang atraktif di mata hiu, karena hal itu bisa mencegah kemungkinan manusia untuk dimangsa oleh si predator laut ini.

Kemampuan membedakan warna memang relatif tidak penting bagi hewan laut. Di kedalaman lautan, warna akan memudar dan menghilang. Sebelumnya, peneliti lain juga menemukan bahwa lumba-lumba, anjing laut dan paus juga hanya memiliki sel kerucut yang peka terhadap warna hijau.
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati