type='html'>Waktu berlalu dengan cepat. Tampaknya baru kemarin kita berusia 12 tahun, sedang bermain sepeda di sekitar rumah. Saat berusia 22 tahun, banyak yang memutuskan untuk menikah dan berhenti sekolah, dan dengan uang pinjaman yang ada, banyak yang berpikir akan menjadi milioner saat berusia 30 tahun. Atau sejelek-jeleknya usia 35 tahun. Namun pada realitanya, segala sesuatu tidak berjalan semulus rencana.

Jika saat ini anda berusia 40 tahun, ada beberapa hal yang sebaiknya anda katakan kepada diri anda yang sedang berusia 22 tahun.

1. Selesaikan pendidikan anda.
Jangan berhenti. Mungkin anda merasa bosan sekarang, namun jangan sampai anda berada pada situasi dimana anda tidak menyukai pekerjaan anda, namun anda tidak dapat berhenti. Menyelesaikan gelar sarjana akan membukakan anda pintu terhadap lebih banyak kesempatan.

2. Uang tidak membusuk, simpanlah.
Mulailah berinvestasi sejak dini. Berapa banyak barang yang anda miliki untuk menunjukan jumlah uang yang anda habiskan semasa sekolah dan kuliah? Jika anda investasikan separuhnya saja, anda akan memiliki banyak pada masa paruh baya anda. Berinvestasilah sejak dini.

3. Jangan beli rumah pertama yang anda lihat.
Belilah yang termurah dengan lingkungan yang paling baik.

4. Bangunlah sebuah kebiasaan untuk hidup sesuai anggaran.
Hal penting yang harus anda ingat adalah: hidup sesuai anggaran atau budget tidak memenjarakan atau membatasi anda, namun untuk memastikan kebebasan anda suatu saat kelak.

5. Belajarlah untuk ber-negosiasi dalam segala hal.
Belajar negosiasi akan menyelamatkan uang anda dalam jumlah besar. Selalu siap untuk belajar dan keluar dari suatu situasi.

6. Pastikan anda dilindungi asuransi kesehatan setiap saat.

7. Waktu berkualitas di kantor memang penting, namun jumlah waktu anda di rumah-lah yang terpenting.
Bos anda tidak akan perduli dengan keluarga anda. Namun keluarga tetap ada setelah anda lama meninggalkan pekerjaan anda. Jadi sebaiknya utamakan keluarga anda.

8. Jangan dengarkan mereka yang mengatakan bahwa ada jalan singkat menuju kekayaan.
Kekayaan tercipta karena anda berhasil menawarkan sesuatu yang menarik dan bernilai kepada mereka yang memintanya. Pelajaran penting disini adalah: carilah tau permintaan yang belum dipenuhi dan pelajari bagaimana cara memenuhinya.

9. Pastikan pasangan anda memiliki nilai yang sama dengan diri anda.
Hal yang satu ini dapat menjadi penentu kebahagiaan anda. Bicarakanlah dengan pasangan anda, nilai yang penting pada kehidupan anda yang harus diajarkan kepada anak-anak, walaupun anda tidak berencana memilikinya.

10. Belajar membangun jaringan.
Belajarlah untuk terus berhubungan dengan teman lama. Belajarlah untuk meminta pertolongan tanpa terlihat sedang melakukannya. Lihatlah bagaimana orang lain membangun jaringan. Ingatlah, yang penting adalah bukan apa yang anda tau, tetapi apa yang dapat anda lakukan dengan apa yang anda tau. Dan yang lebih penting lagi, bukan siapa yang anda kenal, melainkan siapa yang kenal anda. Belajarlah untuk membangun jaringan tanpa mengharapkan imbalan.

11. Never accept a job just because the pay is higher.
Jangan menerima sebuah pekerjaan hanya karena ia memiliki bayaran yang lebih tinggi. Hidup bukan hanya tentang uang.

12. Percaya, namun pastikan.
Anda dapat percaya dengan apa yang diajarkan, anda dengar, dan baca sewaktu kecil. Namun sekarang, anda terus harus melakukan pengecekan terhadap referensi, menanyakan pertanyaan, dan mencari jawaban. Janganlah menjadi seorang sinis, namun pastikan segala sesuatunya. Pelajaran penting: pastikan anda tau anda sedang berurusan dengan siapa dan apa motivasinya.

Pelajari apa yang memotivasi diri anda. Pelajari apa yang memotivasi pasangan anda dan anak anda. Pelajari apa yang memotivasi teman dan teman kerja anda, bos anda, bos dari bos anda. Jangan pernah berhenti belajar, dan bertumbuh.

Sumber : http://www.kumpulberita.com/2011/02/inilah-yang-seharusnya-dilakukan-umur.html
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

type='html'>
Kebanyakan pria pasti bingung, kenapa sih, perempuan selalu masuk ke toilet berombongan? Apakah keinginan untuk buang air kecil (BAK) atau buang air besar (BAB) itu otomatis akan sinkron antara satu orang dengan yang lain?

Namun, ada pertanyaan yang lebih menarik: apa saja sih, yang dilakukan perempuan di toilet? Mengapa mereka menghabiskan waktu begitu lama? Ternyata, tidak hanya BAK atau BAB. Menurut sebuah survei baru yang diadakan oleh perusahaan marketing research StrategyOne, 41 persen orang bergosip, 30 persen membicarakan pekerjaan, 20 persen membahas kehidupan seks, dan 16 persen membeberkan kisah cinta mereka.



Survei yang dirilis oleh Georgia-Pacific (pembuat tisu Quilted Northern) ini melibatkan hampir 1.300 pria dan wanita berusia 18-64 tahun. Dari survei tersebut, disimpulkan bahwa toilet bukan lagi sekadar tempat untuk BAK atau BAB, melainkan sebuah tempat sosial. Sebanyak 86 persen responden mengatakan sering membicarakan hal pribadi, namun 73 persen responden sepakat toilet umum sebaiknya tidak difungsikan sebagai ruang sosial.

Terlepas dari hasil survei ini, berikut enam hal yang biasa dilakukan perempuan ketika sedang berada di kamar kecil.

1. Bergunjing tentang orang lain. Sebanyak 86 persen orang yang disurvei mengakui bahwa mereka membicarakan apa saja dari kisah asmara di kantor hingga membicarakan rekan kerja yang jadi anak emas si bos. Mungkin bilik yang serba tertutup di toilet itu membuat rahasia yang dibeberkan menjadi lebih sakral, atau (ini yang lebih mungkin terjadi), merasa lebih aman karena tidak harus melakukan kontak mata dengan orang yang digunjingkan. Banyak juga yang bergosip melalui ponsel, sambil bersembunyi di salah satu bilik.

Tips: Jika ingin membicarakan orang lain, lakukan di tempat yang benar-benar pribadi. Bukan tak mungkin orang yang Anda bicarakan ternyata ada di dalam salah satu bilik, kan? Namun saran terbaik: berhentilah bergunjing tentang orang lain!

2. Menunggu orang yang sedang bergosip. Masih ada hubungannya dengan poin nomor satu, sebanyak 57 persen dari kita ternyata terganggu lho, mendengarkan orang yang sedang mengatakan hal-hal buruk tentang rekan kerjanya. Akhirnya, Anda terpaksa menunggu di dalam bilik karena tak ingin menjadi saksi pergunjingan tadi. Atau, bisa jadi jika orang yang dibicarakan ternyata ada di dalam salah satu bilik, dan langsung mendamprat orang yang bergosip tadi. Itu sebabnya mengapa sesi membuang hajat itu bisa berubah menjadi situasi yang kompetitif.

Tips: Jika Anda sedang di dalam bilik dan mendengar orang lain membicarakan Anda, segeralah keluar sebelum mereka selesai. Katakan dengan nada riang, "Oh, lagi ngomongin aku, ya? Ya udah, aku keluar dulu deh, biar kamu bebas ngomongnya."

3. Mencari bilik yang berada di tengah. Ini penemuan sepele namun cukup menarik. Nicholas Christenfeld, PhD, psikolog dari University of California, San Diego, menemukan bahwa 60 persen gulungan tisu toilet paling banyak tercecer di bilik bagian tengah. Hal ini menunjukkan bahwa lokasi favorit perempuan di toilet adalah yang berada di tengah. Mengapa demikian? Karena hal itu menghemat otak kita dalam membuat keputusan serius: masuk ke bilik kiri atau kanan. Namun intinya, dalam urusan memilih bilik di toilet, perempuan pasti memilih bilik yang paling tidak menyerupai TKP kriminal.

Tips: Bilik manapun yang Anda pilih, pastikan tidak ada tisu, bungkus pembalut, atau apapun tercecer di lantai. Buang dengan cermat di tempat sampah.

4. Kadang-kadang, tidak membasuh lagi setelah buang air kecil. Penyebabnya hanya karena petugas cleaning service tidak juga menyediakan tisu yang baru, dan kita malu untuk meminta tisu pada orang di bilik sebelah. Sebanyak 56 persen perempuan yang disurvei mengatakan bahwa mereka tidak suka meminta-minta tisu seperti itu. Ini yang aneh, karena biasanya perempuan paling senang membicarakan hal-hal pribadi seperti soal kencan semalam atau malam pertama teman yang baru menikah. Mengapa minta tisu saja malu?

Tips: Untuk berjaga-jaga, bawalah tisu sendiri ketika sedang memasuki toilet umum, termasuk di kantor.

5. Melamun dan merokok. Ketika gedung-gedung perkantoran mulai memberlakukan larangan merokok di seputar tempat kerja seperti sekarang, banyak orang mencuri-curi tempat untuk merokok. Mereka yang melakukannya mengaku terpaksa, karena dorongan rasa suntuk yang berlebihan. Saat merokok, mereka juga memanfaatkan waktu untuk melamun, melupakan masalah pekerjaan untuk sejenak, atau menenangkan hati yang sedang kesal. O ya, banyak juga lho, perempuan yang masuk ke toilet untuk menangis!

Tips: Bila kantor Anda menerapkan larangan merokok di area kerja, taati sajalah peraturan tersebut. Kalau keinginan merokok sudah tak dapat ditahan, carilah tempat lain di luar gedung kantor, dimana Anda tidak akan mengganggu orang lain.

6. Dandan. Ya, dimana lagi perempuan bisa memuaskan keinginan untuk memulas kembali bedak, maskara, dan lipstik yang sudah luntur, tanpa mengundang perhatian orang lain, kecuali di toilet? Mereka juga bisa berganti pakaian dan menata kembali rambut yang acak-acakan. Di beberapa toilet di kafe atau hotel, biasanya juga disediakan parfum. Inilah sebabnya, perempuan gemar sekali berlama-lama di toilet.

7. Foto-foto. Coba liat album facebook temen wanita kamu, pasti ada foto di toilet

sumber

Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati