Telat adalah bagian dari kebudayaan Indonesia. Kamu belum menjadi masyarakat Indonesia yang sejati kalo kamu belum pernah telat. Hal ini lebih penting lagi kalau kamu tinggal di Jakarta. Keadaan jalan yang sungguh sulit diprediksi dan berbagai anomalitas lalu lintas lainnya membuat telat adalah sebuah bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan kita. Nah, kalo sudah telat, biasanya akan banyak keluar excuse alias alasan dari mulut pihak yang telat. Berikut adalah alasan-alasan yang biasa digunakan oleh orang telat.

"Gila, Di [Isi Nama Jalan] Macet Banget!"


Ini adalah sebuah alasan yang paling sering digunakan oleh orang ketika telat, sampai-sampai kalo kamu menggunakan alasan ini ketika telat sekolah, palingan guru kamu cuma bilang, "Jakarta emang macet, kenapa gak berangkat lebih pagi?!". Sesungguhnya, terkadang jalanan di Jakarta memang aneh. Jalanan yang biasanya gak macet sekalipun bisa tiba-tiba jadi macet luar biasa dengan ajaibnya. Jadi yah…sebasi-basinya alasan yang satu ini, sampai kapanpun akan tetap valid jika dikatakan di Jakarta.

"Wah Sorry Men, Gue Harus Nganter Nyokap/Bokap/Adek Gue Dulu"


Alasan ini banyak digunakan orang karena kamu gak bisa marah dong kalo dia harus nganter anggota keluarganya ke suatu tempat terlebih dahulu. Kalo kamu sampe marah, dia bisa bilang "Yah, itu kan nyokap gue. Moso gak gue anterin?!" Nah sekarang jadi kamu yang salah kan. Alasan ini bisa dikatakan sebagai salah satu alasan pamungkas, karena agak sulit juga dikorek kebenarannya. Ya bisa aja sih kalo mau, tapi kamu jadi kesannya gak percayaan gitu.

"Wah Ada Demo nih di [Masukkan Nama Jalan]"


Ini adalah alasan yang populer setelah tahun '98, sebuah masa dimana demo di jalan raya mulai ngetrend. Alasan ini cukup beresiko karena yang namanya demo biasanya selalu masuk berita, dan dengan demikian gampang sekali dikroscek. Kalo mau pake alasan seperti ini, ada baiknya memang saat ada demo beneran.

"Banjir!"


Alasan ini hanya berlaku bagi orang yang memang tinggal di daerah-daerah banjir, seperti misalnya Pulo Raya, Kelapa Gading, atau Pluit. Kalo kamu tinggal di daerah yang hampir gak pernah banjir seperti misalnya Cinere gitu, pastinya alasan kamu ini akan jadi kurang valid. Gunakan alasan ini dengan cerdas.

"Ada Problem Nih…"


Ini adalah alasan yang biasa digunakan orang ketika dia sudah telat lama sampe ditelpon dan ditanya posisinya oleh pihak-pihak yang menunggu. Biasanya alasan ini keluar kalo si orang yang telat emang telat tanpa alasan yang valid dan dia belum menyiapkan alasan. Alasan ini akan menimbulkan kesan misterius, tapi sekaligus memberikan waktu bagi si orang telat untuk mengarang cerita yang keren.

"Sorry sorry. Udah Lama Yah?"


Sesungguhnya yang satu ini bukan alasan dan lebih ke basa-basi aja sih. Ada baiknya sih sebelum kamu berbasa-basi seperti ini, kamu lihat jam dulu dan menilai sendiri: sudah berapa lama kamu telat. Kalo kamu telat lebih dari satu jam, lebih baik kamu diem aja dan langsung traktir makan orang yang kamu biarkan menunggu itu.

Nah itu dia aneka alasan yang sering digunakan orang ketika telat. Kamu punya alasan lain? Boleh lho dishare.
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

type='html'>
1) Langit hitam dan tidak ada warna-warni seperti saat matahari terbenam karena kita membutuhkan atmosfer untuk menyebarkan cahaya supaya dapat melihat warna-warninya.


2) Tak ada suara karena suara membutuhkan udara agar bisa terdengar


3) Bumi terlihat seperti sebuah bola raksasa berwarna biru


4) Gravitasi bulan hanya seperenam gravitasi bumi. Jika berat kita di bumi 36 kg, maka berat kita di bulan akan sama dengan seekor anjing kecil


5) Di bulan, kita bisa melempar sebuah bola lebih jauh, melompat lebih tinggi, dan merasa seakan-akan kita melakukan lompat jauh melayang pada setiap langkah! Setiap kali kita memukul bola kasti misalnya, bolanya akan terbang jauh sampai tak terlihat


6) Di bulan, kita akan menjadi lebih tinggi. Di bumi, gravitasi menekan tulang-tulang di punggung kita, sehingga menyatu sangat kuat. Namun di bulan, gravitasi yang lebih rendah membuat tulang-tulang punggung kita tidak terkumpul terlalu padat. Ruang eksta memberi kita tinggi ekstra.


Sumber : http://www.bungakurnia.com/2010/12/suasana-ketika-kita-berada-di-bulan.html
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

1) Langit hitam dan tidak ada warna-warni seperti saat matahari terbenam karena kita membutuhkan atmosfer untuk menyebarkan cahaya supaya dapat melihat warna-warninya.


2) Tak ada suara karena suara membutuhkan udara agar bisa terdengar


3) Bumi terlihat seperti sebuah bola raksasa berwarna biru


4) Gravitasi bulan hanya seperenam gravitasi bumi. Jika berat kita di bumi 36 kg, maka berat kita di bulan akan sama dengan seekor anjing kecil


5) Di bulan, kita bisa melempar sebuah bola lebih jauh, melompat lebih tinggi, dan merasa seakan-akan kita melakukan lompat jauh melayang pada setiap langkah! Setiap kali kita memukul bola kasti misalnya, bolanya akan terbang jauh sampai tak terlihat


6) Di bulan, kita akan menjadi lebih tinggi. Di bumi, gravitasi menekan tulang-tulang di punggung kita, sehingga menyatu sangat kuat. Namun di bulan, gravitasi yang lebih rendah membuat tulang-tulang punggung kita tidak terkumpul terlalu padat. Ruang eksta memberi kita tinggi ekstra.


Sumber : http://www.bungakurnia.com/2010/12/suasana-ketika-kita-berada-di-bulan.html
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

type='html'>Ilmuwan terkejut ketika melihat adegan mengharukan dari seekor induk simpanse yang sedang berduka. Gambar-gambar mengejutkan yang menunjukkan bagaimana simpanse berduka sama seperti manusia ketika anak yang dicintainya itu menghembuskan nafas terakhir.



Ilmuwan sudah tahu bahwa ibu simpanse membangun hubungan fisik yang dekat dengan anak-anak mereka. Ibu simpanse membawa anak mereka dalam pelukannya sampai dua tahun. Mereka menyusui anaknya sampai berusia enam tahun.

Tapi, sekarang ilmuwan tahu bahwa simpanse ternyata juga bersedih ketika anaknya mati. Ilmuwan berhasil memfilmkan bagaimana kesedihan seorang ibu simpanse yang ditinggal mati oleh anaknya yang baru berusia 16 bulan. Simpanse itu meratapi kepergian anaknya dengan caranya sendiri.

Ibu simpanse itu terus membawa jasad anaknya untuk lebih dari 24 jam. Setelah itu, ibu simpanse lembut meletakkan jasad anaknya di tanah. Kemudian dari jarak dekat, dia memandangi wajah anaknya.

Secara berkala ia kembali ke tubuh anaknya. Si ibu simpanse itu menyentuh lembut wajah dan leher anaknya dengan jari-jarinya untuk memastikan apakah anaknya memang benar-benar telah tiada.



Dia kemudian memanggil satu simpanse dari kelompoknya untuk meminta pendapat kedua soal kematian anaknya. "Pada hari berikutnya, simpanse telah meninggalkan tubuh anaknya," tulis laporan Institut Psikolinguistik Max Planck.




Wawasan Unik

Dr Katherine Cronin dan Edwin Van Leeuwen bersama Prof Mark Bodamer dari Universitas Gonzaga (Washington) dan Innocent Chitalu Mulenga mengambil gambar ibu simpanse itu di Chimfunshi, Zambia.

Cronin mengatakan penelitian ini memberikan wawasan unik mengenal bagaimana simpanse meratapi kesedihannya.

"Setelah menggendong mayat bayinya selama lebih dari satu hari, ibu simpanse meletakkan tubuh anaknya di lapangan," kata Cronin. "Dia berulang kali mendekati tubuh anaknya. Jari-jarinya menempel pada wajah dan leher bayi selama beberapa detik."

Ibu simpanse tetap dekat dengan tubuh anaknya selama hampir satu jam. Dia kemudian membawa jasad anaknya ke kelompok simpanse.

Ibu simpanse meminta kelompoknya untuk menyelidiki tubuh anaknya. "Pada hari berikutnya, ibu itu tidak lagi membawa tubuh bayi," terang Cronin.

Laporan yang dipublikasikan dalam American Journal of Primatologi ini memberikan gambaran bagaimana primata bereaksi terhadap kematian orang dekat. Apakah mereka mengerti tentang kematian. Apakah mereka berkabung.

Peneliti percaya bahwa simpanse mengalami masa transisi yang unik. Sebagai ibu, simpanse belajar tentang kematian bayinya. Suatu proses yang belum pernah dilaporkan secara rinci.

"Video ini sangat berharga karena si ibu simpanse memaksa seseorang untuk berhenti dan berpikir tentang apa yang mungkin terjadi dalam benak primata lainnya," kata Cronin.

Sumber : http://www.duniakita.info/2011/02/kisah-duka-ketika-seekor-simpanse.html
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

type='html'>
Kebanyakan pria pasti bingung, kenapa sih, perempuan selalu masuk ke toilet berombongan? Apakah keinginan untuk buang air kecil (BAK) atau buang air besar (BAB) itu otomatis akan sinkron antara satu orang dengan yang lain?

Namun, ada pertanyaan yang lebih menarik: apa saja sih, yang dilakukan perempuan di toilet? Mengapa mereka menghabiskan waktu begitu lama? Ternyata, tidak hanya BAK atau BAB. Menurut sebuah survei baru yang diadakan oleh perusahaan marketing research StrategyOne, 41 persen orang bergosip, 30 persen membicarakan pekerjaan, 20 persen membahas kehidupan seks, dan 16 persen membeberkan kisah cinta mereka.



Survei yang dirilis oleh Georgia-Pacific (pembuat tisu Quilted Northern) ini melibatkan hampir 1.300 pria dan wanita berusia 18-64 tahun. Dari survei tersebut, disimpulkan bahwa toilet bukan lagi sekadar tempat untuk BAK atau BAB, melainkan sebuah tempat sosial. Sebanyak 86 persen responden mengatakan sering membicarakan hal pribadi, namun 73 persen responden sepakat toilet umum sebaiknya tidak difungsikan sebagai ruang sosial.

Terlepas dari hasil survei ini, berikut enam hal yang biasa dilakukan perempuan ketika sedang berada di kamar kecil.

1. Bergunjing tentang orang lain. Sebanyak 86 persen orang yang disurvei mengakui bahwa mereka membicarakan apa saja dari kisah asmara di kantor hingga membicarakan rekan kerja yang jadi anak emas si bos. Mungkin bilik yang serba tertutup di toilet itu membuat rahasia yang dibeberkan menjadi lebih sakral, atau (ini yang lebih mungkin terjadi), merasa lebih aman karena tidak harus melakukan kontak mata dengan orang yang digunjingkan. Banyak juga yang bergosip melalui ponsel, sambil bersembunyi di salah satu bilik.

Tips: Jika ingin membicarakan orang lain, lakukan di tempat yang benar-benar pribadi. Bukan tak mungkin orang yang Anda bicarakan ternyata ada di dalam salah satu bilik, kan? Namun saran terbaik: berhentilah bergunjing tentang orang lain!

2. Menunggu orang yang sedang bergosip. Masih ada hubungannya dengan poin nomor satu, sebanyak 57 persen dari kita ternyata terganggu lho, mendengarkan orang yang sedang mengatakan hal-hal buruk tentang rekan kerjanya. Akhirnya, Anda terpaksa menunggu di dalam bilik karena tak ingin menjadi saksi pergunjingan tadi. Atau, bisa jadi jika orang yang dibicarakan ternyata ada di dalam salah satu bilik, dan langsung mendamprat orang yang bergosip tadi. Itu sebabnya mengapa sesi membuang hajat itu bisa berubah menjadi situasi yang kompetitif.

Tips: Jika Anda sedang di dalam bilik dan mendengar orang lain membicarakan Anda, segeralah keluar sebelum mereka selesai. Katakan dengan nada riang, "Oh, lagi ngomongin aku, ya? Ya udah, aku keluar dulu deh, biar kamu bebas ngomongnya."

3. Mencari bilik yang berada di tengah. Ini penemuan sepele namun cukup menarik. Nicholas Christenfeld, PhD, psikolog dari University of California, San Diego, menemukan bahwa 60 persen gulungan tisu toilet paling banyak tercecer di bilik bagian tengah. Hal ini menunjukkan bahwa lokasi favorit perempuan di toilet adalah yang berada di tengah. Mengapa demikian? Karena hal itu menghemat otak kita dalam membuat keputusan serius: masuk ke bilik kiri atau kanan. Namun intinya, dalam urusan memilih bilik di toilet, perempuan pasti memilih bilik yang paling tidak menyerupai TKP kriminal.

Tips: Bilik manapun yang Anda pilih, pastikan tidak ada tisu, bungkus pembalut, atau apapun tercecer di lantai. Buang dengan cermat di tempat sampah.

4. Kadang-kadang, tidak membasuh lagi setelah buang air kecil. Penyebabnya hanya karena petugas cleaning service tidak juga menyediakan tisu yang baru, dan kita malu untuk meminta tisu pada orang di bilik sebelah. Sebanyak 56 persen perempuan yang disurvei mengatakan bahwa mereka tidak suka meminta-minta tisu seperti itu. Ini yang aneh, karena biasanya perempuan paling senang membicarakan hal-hal pribadi seperti soal kencan semalam atau malam pertama teman yang baru menikah. Mengapa minta tisu saja malu?

Tips: Untuk berjaga-jaga, bawalah tisu sendiri ketika sedang memasuki toilet umum, termasuk di kantor.

5. Melamun dan merokok. Ketika gedung-gedung perkantoran mulai memberlakukan larangan merokok di seputar tempat kerja seperti sekarang, banyak orang mencuri-curi tempat untuk merokok. Mereka yang melakukannya mengaku terpaksa, karena dorongan rasa suntuk yang berlebihan. Saat merokok, mereka juga memanfaatkan waktu untuk melamun, melupakan masalah pekerjaan untuk sejenak, atau menenangkan hati yang sedang kesal. O ya, banyak juga lho, perempuan yang masuk ke toilet untuk menangis!

Tips: Bila kantor Anda menerapkan larangan merokok di area kerja, taati sajalah peraturan tersebut. Kalau keinginan merokok sudah tak dapat ditahan, carilah tempat lain di luar gedung kantor, dimana Anda tidak akan mengganggu orang lain.

6. Dandan. Ya, dimana lagi perempuan bisa memuaskan keinginan untuk memulas kembali bedak, maskara, dan lipstik yang sudah luntur, tanpa mengundang perhatian orang lain, kecuali di toilet? Mereka juga bisa berganti pakaian dan menata kembali rambut yang acak-acakan. Di beberapa toilet di kafe atau hotel, biasanya juga disediakan parfum. Inilah sebabnya, perempuan gemar sekali berlama-lama di toilet.

7. Foto-foto. Coba liat album facebook temen wanita kamu, pasti ada foto di toilet

sumber

Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati