Peluang Bisnis Hotspot Keliling, ya hotspot, dan keliling, pernahkah anda bayangkan sebelumnya jika kita memiliki usaha hotspot namun keliling. Jadi yang menjadi pemancar adalah orang-orang yang kita sewa untuk menjadi akses poin, saya rasa bisnis ini cukup prospek, dan memudahkan kita untuk mendapat akses dimanapun ketika ada orang2 sewaan ini, bisnis hotspot keliling ini nyatanya sudah di jalankan di Texas sono, berikut berika yang saya kutip

Gelandangan di atas mendapat pekerjaan unik. Yaitu menjadi hotspot WiFi berjalan. Dibekali dengan perangkat portabel WiFi, dia bisa menyalurkan koneksi internet wireless pada para pengguna gadget yang membutuhkan.

Dengan pekerjaan tersebut, gelandangan bernama Melvin Hughes itu dibayar USD 20 tiap enam jam. Dia juga mungkin menerima uang tips ekstra dari mereka yang menggunakan layanan WiFi yang dibawanya.

Tentu saja ada biaya sewa untuk pengguna gadget yang ingin memakai hotspot berjalan ini. Dengan konektivitas internet kecepatan tinggi, biaya sewanya adalah USD 2 untuk jangka waktu 15 menit.

Melvin bersama 13 gelandangan lainnya disewa oleh biro iklan bernama BBH Labs untuk lalu lalang di kota Texas, Amerika Serikat.

nah bagaimana, menarik bukan, ini adalah ide baru jika anda berminat bisa menghubungi saya ya, silahkan komentar...
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati


Apakah Anda Bakat Bisnis Online ? Itu sering sekali menjadi pertanyaan mendasar bagi beberapa orang yang ingin memulai bisnis online mereka, mempertanyakan bakat dan kadang hoki nya, he he sebenarnya mudah kog mengetahuinya, jika anda mempunyai ciri-ciri sebagai berikut maka Anda sangat bakat bisnis online:
  1. Tidak suka dimarahin atasan
  2. Tidak suka penghasilan pas-pas an
  3. Ingin punya kebebasan waktu dan finansial
  4. Pengin punya cukup dana untuk masa tua
  5. Pengin memberi warisan bisnis kepada anak-cucu anda
Jika ternyata anda adalah termasuk dalam ke 5 ciri2 di atas maka Anda sangat berbakat memiliki Bisnis Online sendiri, namun tunggu dulu...satu pertanyaan untuk dijawab nih, "Apakah Anda Siap Untuk Gagal dan Terus Mencoba?". Jawaban dari pertanyaan inilah yang menyebabkan banyak orang terus bekerja sebagai karyawan sampai akhir masa pensiunnya...
 
Hanya sebagian kecil orang yang bener-bener siap dan berani menghadapi resiko & konsekuensi untuk menjadi seorang pemilik bisnis online !
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

type='html'>
Selain mencari uang lewat bertarung di atas ring, Chris John membuka usaha warung internet. usaha ini di bangun mulai tahun 2008. lokasi warnet ini di Kudus, Jawa Tengah

Tampak depan warnet

Nah ane juga mau kasih tarif2nya nih hehehe

NON MEMBER :

1. Per Jam ---> Rp. 3.000,-
2. DEPOSIT NON MEMBER
a. Non Member 3 Jam ---> Rp. 8.000,-
b. Non Member 5 Jam ---> Rp. 14.000,-
c. Non Member 7 Jam ---> Rp. 20.000,-

MEMBER :

- Biaya Pendaftaran ---> Rp. 20.000,-
- Paket Deposit
a. Paket 6 Jam, Bonus 1 Jam ---> Rp. 15.000,-
b. Paket 24 Jam, Bonus 2 Jam ---> Rp. 60.000,-
c. Paket 60 Jam, Bonus 3 Jam ---> Rp. 150.000,-
d. Paket 80 Jam, Bonus 4 Jam ---> Rp. 200.000
e. Paket 120 Jam, Bonus 4 Jam ---> Rp. 300.000,-

LADIES DAY : Rp. 2000,- /Per Jam (Selasa, Kamis, Sabtu)

ada yg jual merchandise nya juga gan



yang masih kaga percaya ini punya chris john ane kasih bukti lagi nih



Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

Wuih....tak terasa 3 bulan lebih aq tidak posting di blog personal ini, konsentrasi pada peluang bisnis baru di dunia internet yang baru saja aq kenal. Jika mendengar kata bisnis, sebagian orang begitu bersemangat, termasuk saya. Banyak blogger di negeri ini memanfaatkan hobby online mereka untuk kemudian menjual apapun di negeri cyber ini. Ini lah sebenar nya kuncinya.

Jika sobat adalah seorang yang hobby gaul lewat blog, facebook, twitter, atau apapun lah itu yang kaitanya dengan online, maka tak ada salahnya sobat memulai untuk berbisnis di dalamnya. Namun demikian, tak sedikit pula yang bingung bagaimana memulai nya. Nah berikut aq akan bercerita sedikit tentang apa yang aku lewati 3 bulan terakhir ini.

Sobat blogger sekalian, aq akan bercerita mengenai menjual sebuah produk melalui internet, jadi saya tidak cerita soal pay to click atau sejenis nya, apa lagi mesin pencari uang otomatis he he. Bukan apa sih, soalnya udah banyak yg bahas itu he he. Simak cerita berikut ini.

Bagian 1
Beberapa bulan yg lalu saya berkeinginan besar untuk menjual sebuah produk melalui internet, search sono - sini dan baca ini itu, dan juga berkat bimbingan seorang teman, akhir nya mulailah sebuah bisnis internet yang sangat sederhana ini. Dalam point pertama ini saya sudah memiliki sebuah produk, sebagai contoh produk yg saya jual adalah Crystal X .Yang saya lakukan adalah take action!!!! Membuat blog sederhana dengan layanan dari weebly.com. Jadi segeralah buat blog mengenai produk anda, jangan mikir dulu seperti apa selanjutnya, itu yang saya lakukan, he he karena memang belum tahu cara yang lain.

Bagian 2
Banyak buku panduan bisnis pemula begitu menggebu membahas masalah SEO, bagai mana membahas script dan tetek bengek, yang menurutku....jika waktu itu aq konsen pada cara SEO aq akan melupakan esensi yang aq ingin kejar, yaitu menjual produk....bukan SEO masteri, walaupun ini juga penting. Jadi saya rasa SEO jangan dipikir dulu. Pada bagian ke dua ini yang lebih banyak aku lakukan adalah memasang sederetan iklan gratis pada banyak penyedia layanan iklan gratis, dan ternyata ada juga yang membutuhkan produku itu, Crystal X. Dari sini aku lebih bersemangat lagi, karena produku laku dan aku dapet hasil.

Bagian 3
Pada langkah selanjutnya, setelah aq banyak pasang iklan gratis, dari bimbingan teman juga...aku mulai bikin blog baru. Nah blog ini adalah blog yang kira2 kita pantas pasang iklan produk kita di sana. Saya misalkan blog baru saya adalah bertajuk Majalah Wanita , maka produk kewanitaan seperti Crystal X , pantas dong aq selipkan di sana, karena masih ada kaitanya dengan wanita, al hasil ada beberapa juga konsumen aq yang datang dari blog yang aku bikin ini.

Bagian 4
SEO, nah di sini juga saya belum lengkap memaparkan tentang SEO, karena memang artikel ini bukan melulu masalah SEO. SEO adalah Search Engine Optimization, yang secara awam adalah "bagaimana tooo biar kalau orang cari di google, halaman kita ada di urutan kecil" .  Misal orang cari dengan kata "majalah wanita", maka blog majalah wanita ada diurutan 1-10. Faktor yang mendukung nya adalah SEO yang bagus. Seberapa banyak pengunjung kita dan seberapa banyak link yang menuju blog kita ( backlink ).

Nah pada bagian ke 4 ini aq membuat dummy blog, artinya blog itu bikinan kita sendiri dan kita tempel link yang menuju ke blog yang akan kita SEO kan. he he misalnya artikel ini. Kan aq taruh link-link yang menju ke blog yang aq SEO kan. Blog soal Crystal X sendiri, dan blog tentang Majalah Wanita. Walaupun belum begitu bagus posisi blog ku di search engine seperti google, namun sudah mulai ada penghasilan masuk, intinya kan itu....ya ndak?

Itu dulu deh yg aku tulis....he he cerita 3 bulan belajar bisnis lewat internet, dan wow ternyata perjalananku belum slesei sampai di sini, jadi mungkin aku jarang update dan blogwalking. Masih ada pr banyak yang harus aku kerjakan. Selamat blogging, I Love Blogger .
Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

Sobat pembaca Ozzys Blog sekalian, postingan o0z edisi salesman ini bukan bermaksud memaksa menjadi seorang salesman, namun hanya masukan saja bagi para pengangguran ( tidak berusaha ) yg mempunyai pola pikir bahwa bekerja itu hanya pada pabrik, instansi, atau pada pemilik modal. Atau bagi mereka yg hampir putus asa karena tidak diterima bekerja dimanapun, salesman atau menjual atau berdagang adalah salah satu solusinya.

Type 1
Oke jika kita jumpai salesman pada umumnya ( bekerja pada perusahaan ), mereka bekerja seolah hanya mengikuti sebuah rule of boss, atau menuruti apa petintah bos. BIasanya salesman type ini adalah mereka salesman yg penurut, dan juga sopan. Mereka menjalankan apa yg dikatakan para leader mereka, bukan menjadi kreatif, tapi bekerja berdasarkan Target Pekerjaan belaka. Salesman type ini berperilaku, yang penting saya menawarkan produk perusahaan dan sudah bekerja dari jam 8 pagi sampai jam 4 sore, absen utuh=gaji utuh, nurut apa kata boss dan selamat.

Salesman type ini, tidak heran jika penjualanya yah hanya standar-standar aja, karena sifat dia hanya Pengambil Order saja, bukan type Pemenang Order.

Type 2
Type yg satu ini yg paling banyak kita temui, yaitu salesman yg sangat produktif tapi tidak inovatif. Mereka melakukan bisnis salesman mereka berdasar pada barang apa yg mereka bawa, menjadikan konsumen membeli barang mereka dengan cara yg sangat lihai, panda merayu dan pandai myakinkan konsumen, penjualanya tergolong besar dan mendapat banyak keuntungan, namun sayang type salesman yang satu ini jika terjadi transaksi maka transaksi nya adalah JUAL PUTUS, artinya setelah konsumen membeli dan membayar, udah titik. Berperilaku LAKU SEKARANG=UNTUNG SEKARANG. Banyak sekali tuh tutorialnya, ketik aja di google Cara Menjual dalam 5 Menit, dll.

Type 3
Nah type yg satu ini adalah salesman yang sudah menerapkan ilmu pergeseran nilai-nilai konsumen, dia sadar bahwa sekarang jamannya adalah jaman Enthusiasm Customer bukan jamannya lagi Green Customer. Type salesman yg satu ini mampu menciptakan penjualan berdasarkan nilai, yang artinya jika terjadi transaksi dengan pembeli, maka dia mampu menciptakan pembeli yang sangat antusias dan akhirnya membeli lagi dari dia, bukan pembeli yang beli banyak tapi hanya sekali. Semakin banyak orang membeli dari dia, maka semakin banyak Repeat Order atau pembelian ulang dari dia.

Salesman type 3 mampu menjadikan dirinya selalu diingat oleh konsumen, jika konsumen ingin membeli produk tertentu pasti menghubungi dia, dan salesman model ini sangat amat sangat luar biasa penjualanya, mungkin sedikit di awal namun banjir order dikemudian hari dan terus menerus seperti itu. Ingat, memelihara konsumen lama, akan lebih menguntungkan dari pada mencari konsumen baru yg belum tentu kita dapet.

Salesman model terakhir ini biasanya menghubungi kita secara berkala, menanyakan kabar, dan menanyakan keluahan kita akan produk yg telah dia jual ke kita, mencari solusi, dan biasanya sangat menguasai produk yg dia jual, bukan bertujuan pada untung saja, salesman model ini akan menjadi kosnsultan yang baik akan produknya, dengan demikian secara tidak langsung, dia telah melakukan penjalan luar biasa akan produknya itu. Pesen lagi pesen lagi dan akhirnya pesen lagi.

Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

Jika kita bertanya kepada orang di sekitar kita, apakah ada yang mau belajar menjadi seorang salesman ? Saya yakin pasti sebagian (besar) jawabanya adalah tidak...tidak... Mereka yang berkata tidak itu jika ditanya kenapa kog tidak mau jadi salesman biasa menjawab, saya tidak bakat, saya tidak pandai bicara, saya takut sama orang, slesman pekerjaan memakasa orang, saya tidak pandai merayu, banyak banget jawabanya. Tapi apakah benar demikian ?

Sesungguhnya, apapun profesi kita, apapun jabatan kita, dimanapun posisi kita, kita tidak dapat menghindar dari perilaku menjual yang sebetulnya ini merupakan konsep dasar pekerjaan salesman. Kita pasti melakukan penjualan itu tiap saat, menjual gagasan dan ide kepada atasan, menjual konsep kepada anak buah, menjual pemikiran pada saat kita menulis agar diterima pembaca, menjual kelebihan barang dan jasa kepada calon konsumen, membujuk rekan kerja agar sepakat dengan cara kerja kita, thats all about salesman.

Coba ambil contoh salah satu posisi di atas, misalnya kita akan "menjual" ide dan gagasan kita kepada atasan. Pastilah tidak serta merta kita mendapat persetujuan dari atasan kita, atasan kita akan bertanya ini dan itu, akan melontarkan kata keberatan dalam hal ini dan itu dalam gagasan kita. Tentunya kita akan mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan dari atasan itu, mencari solusi atas keberatan dari atasan kita. Itu semua dengan satu tujuan pasti, yaitu berusaha agar ide gagasan kita diterima.

Nah, apa yang sering kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti sekelumit contoh di atas, ini sebenarnya adalah konsep dasar seorang salesman. Dan jangan salah, semua itu jika dipelajari pasti ada ilmu dan caranya. Jika kita mampu menguasai teknik "penjualan" dengan bagus, pastilah banyak ide, barang, jasa yang kita miliki bisa terjual, yg artinya itu nilai positif buat kita, dan pintu karir serta kesuksesan menjadi lebih terbuka, demikian pula sebaliknya.

Modal utama seorang salesman BUKAN BAKAT, TAPI KEMAUAN. Berdasar pengalaman pribadi saya, saya ngajak seorang temen yang pengangguran untuk mengambil profesi salesman dari pada kesana-kemari cari kerja ga diterima. Benar, jawabanya, saya tidak bakat, saya tidak bisa bicara, saya minder ketemu orang banyak apalagi dalam pertemuan. Lalu saya terangkan konsep dasar salesman, kenapa konsep dasar? Ya karena yg saya kuasai baru dasar nya aja :)

Waktu itu saya jelaskan bahwa salesman adalah ilmu LEARNING BY DOING, artinya bukan bakat yang mempengaruhi, tapi jam terbang yang akan mengasah kita, kalau ga mau terus belajar yah itu tadi akhirnya, pasti bilang "saya sudah coba dan gagal", tapi setelah gagal dicoba lagi ga? trus gagal nya karena apa tahu ndak? trus diperbaiki dan dicoba lagi ga?

Eh sekarang, yg tadinya nganggur malah keasyikan jadi salesman tuh, bahkan jadi jarang ketemu karena hatinya udah KLIK ama dunia Sales dan Markrting, dia begitu asyik dan sibuk mengurus konsumen di siang hari, dan keluarga di sore hari nya, jadi jarang main deh :) kalau dulu pas nganggur kalau mau cari dia gampang banget, di warung biasanya bisa ketemu, he he.

Jadi, jangan pernah putus asa jika tidak diterima kerja, jangan pernah putus asa IJASAH S1 Pertanian, Teknik, dan ijazah lainya tidak bisa mencari pekerjaan pabrikan, dunia masih luas mas mbak. Lulus SMA juga jangan berkecil hati jika tidak bisa nerusin sekolah, MENJADI SALESMAN, KENAPA TIDAK? SENGSARA APAPUN DALAM PKERJAAN, MASIH SENGSARA PENGANGGURAN.
[postingan EDISI SALESMAN by o0z]

Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

Prospek Menekuni Bidang Sales dan Marketing #2

Pada postingan sebelumnya di The Salesman #2 saya bercerita tentag profesi salesman di lingkungan saya yang mulai tidak lagi dianggap "tabu", kini banyak orang di sini yang menjadikan salesman sebagai salah satu pilihan dalam mencari nafkah.

Berdagang adalah salah satu pilihan yang tepat buat kita dalam mencari nafkah, menjadikannya sebagai penopang pemenuhan financial kita dalam kehidupan sehari-hari, dan bagi saya pribadi, salesman adalah pilihan yang tepat di masa ini.

Saya renungkan dalam kesharian apa yang saya lihat, dari media TV, dari lingkungan sekitar, dari surat kabar dan dari media yang lain. Banyak sekali usaha menjual dilakukan, dan ingin tahu siapa di balik itu semua ? Pabrik sandal? pabrik kulkas? pabrik minuman? pabrik tv? BUKAN !!!!!! Kebanyakan di balik itu semua adalah mereka yang berfikir keras untuk menjual, ide kreatif, gambar menarik, perkataan menyentuh, semua dilakukan oleh divisi pemasaran atau merketing dan divisi penjualan untuk salesman. Iklan-iklan itu bukan dibikin oleh pabrik yang memikirkan bahan baku dan proses produksi.

Berapa ratus ribu dokter lahir tiap tahun di indonesia ? berapa ratus ribu tenaga mekanik lahir di indonesia? Lulusan teknik industri? lulusan sekolah koki? lulusan sekolah komputer? lulusan sekolah perbengkelan atau teknik? lulusan lulusan yang lain? sangat banyak. Akan tetapi semua keahlian itu tanpa dibarengi kemampuan menjual akan berakhir sia-sia.

Oke taruhlah anda berpendapat, "saya lulusan teknik, saya bisa bekerja pada pabrik pembuatan mobil, saya dapat uang dari situ", lalu siapa yang menjual mobil bikinan anda? divisi cleaning service? personalia? atau pak direktur? bukan!!! itu semua dilimpahkan ke bagian pemasaran mas, mbak. dan bagian pemasaran membutuhkan karyawan ujung tombak seperti salah satunya adalah salesman.

Jika memang kita mau belajar menjadi seorang tenaga penjual yang profesional, perusahaan mana sih yang tidak mau barangnya laku terjual oleh salesman? Nah dari sini mas, mbak, bagi anda yang lulusan apapun, tidak ada salahnya belajar sales dan marketing, menjadi penjual dengan nilai plus juga lebih baik, anda punya skill komputer dan menguasai ilmu pemasaran akan lebih baik dari pada anda bekerja pada sebuah perusahaan. " Tapi kalau kerja di perusahaan kan dapet gaji pokok" yah kalau anda berpendapat seperti itu berarti anda dan skill anda dimiliki perusahaan, kira-kira labanya berapa tuh perushaan dibanding gaji anda? tak banyak perusahaan yang bisa bertahan kalau gaji karyawan 1jt tapi labanya 500rb(misal).

Anyway, by the way, bus way :) bagi para lulusan smu dan yang sederajat, jangan berkecil hati jika tidak dapat meneruskan pendidikan ke jenjang strata. Berlatih menjadi seorang salesman ( tenaga penjual ) adalah pilihan bonafit untuk saat ini, saya contoh kan perusahaan di tempat saya bekerja, tenaga salesman adalah jabatan paling terhormat, tanpa salesman perusahaan kami tidak bisa tumbuh dan berkembang, tanpa hasil jualan dari salesman kami tidak bisa ngasih gaji admin, sopir, tenaga gudang, dan staff yang lain, karena memang sumber penghasilan suatu perusahaan adalah dari hasil jualan, bukan hibah dari bank.
[postingan EDISI SALESMAN by o0z]

Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

Prospek Menekuni Bidang Sales dan Marketing #1

Seperti kita ketahui, Salesman adalah sebuah skill. Dan berarti itu adalah sebuah keahlian. Menurut hemat saya yang dinamakan "ahli" sesuatu adalah ketika kita mampu menghasilkan dengan sesuatu itu, ya itu adalah income, di sini yang saya maksudkan adalah financial. Ahli komputer, artinya kemampuan komputernya bisa memberikan income. Ahli bahasa, artinya bisa jadi dia disewa untuk membahas masalah bahasa, dan ahli-ahli yang lain. Demikian juga mereka yang ahli dalam hal menjual ( salesman yg ahli ) maka dia bisa mendapatkan income dari keahlianya itu.

Negara kita adalah negara yang sedang berkembang. Banyak sekali bermunculan produsen-produsen yang berlomba-lomba mencari pasar untuk produk yang mereka anggap High Demand. Namun demikian apa jadinya jika mereka tidak mengguankan tenaga penjual seperti salesman. Perusahaan ini membutuhkan para salesman untuk mempercepat distribusi barang dari produsen ke konsumen yang artinya adalah bahwa salesman di gunakan untuk mempercepat perputaran modal mereka.

Sebagai contoh, teman saya bekerja pada sebuah produsen mesin cuci dengan merek El*******X, secara awam kita berpendapat bahwa merek mesin cuci yang satu ini pastilah sudah laku di pasaran, karena memang merek ini sudah amat sangat terkenal. Namun demikian pabrikan ini masih saja menggunakan jasa salesman untuk menjual mesin cuci seharga 12 juta itu LANGSUNG pada konsumen non toko. Ini salah satu bukti bahwa pabrikan yang satu ini memerlukan percepatan perputaran modal dalam perusahaan mereka.

Sekarang, di tempat lingkungan saya tinggal, profesi salesman sudah tidak lagi gianggap sebagai sebuah profesi yang "tabu" atau dihindari. Dahulu, ketika mendengar kata "Lowongan Kerja Marketing" pasti komentarnya "Paling-paling jadi sales, males ah". Kurangnya pengetahuan mengenai profesi ini, menjadikan profesi salesman begitu tidak diminati di masa lalu.
[postingan EDISI SALESMAN by o0z]

Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

Dengan Atau Tanpa Salesman
Salesman atau tenaga penjual adalah kita yang berusaha melakukan penjualan produk, bisa berupa barang, bisa juga berupa jasa. Melakukan penjualan artinya mengusahakan terjadinya transaksi antara penjual dan pembeli, interaksi yang sering di sebut oleh salesman sebagai closing.

Coba kita bayangkan apabila di dunia ini tidak ada salesman, tidak ada usaha menarik konsumen, tidak ada komitmen penjualan, dan tidak ada penyampaian produk. Contoh saja kita masuk sebuah dealer motor, tidak ada orang yang menghampiri kita untuk menerangkan produk, tidak ada siapapun yang membantu kita mengambil keputusan dalam membeli motor, pilihan mana yang terbaik, sungguh situasi yang tidak mengenakan baik bagi produsen, atau pun calon pembeli.

Salesman is about skill
"Manusia Terlahir Sebagai Penjual" sering kita mendengar kalimat ini, biasanya dicontohkan dengan bayi, bayi pun menjual tangisan untuk mendapatkan susu dari bundanya. Ini adalah penjualan pertama seorang manusia.

Dalam dunia bisnis, marketing, menjual tidak semudah menangis seperti bayi. Kita berhadapan dengan para pengambil keputusan yang memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Ini mengharuskan kita untuk bisa menghadapi berbagai karakteristik ini, bukan untuk dihindari, bukan untuk dijauhi, "wah gak mau saya jual ke dia, dia orang pemarah", apa jadinya kalau galery yang anda kelola dalam satu hari dikunjungi 100 orang dan 90 diantaranya seorang pemarah?

Nah salesman adalah mengenai keahlian, mempelajari karakteristik pun kompleks adanya, tidak hanya soal manusianya, tapi juga soal areal penjualan, dan juga karakteristik waktu penjualan, perbandingan dasar antara permintaan dan kebutuhan, kompetitor. Cara menuntun calon pembeli untuk mengambiil keputusan membeli barang/jasa dari kita, terjadi penjualan ulang atau repeat order, semua itu membutuhkan skill, jadi Salesman Itu adalah sebuah keahlian.

[postingan EDISI SALESMAN by o0z]

Read more »
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati