Banyaknya keluhan mengenai suara bising yang dihasilkan terompet vuvuzela sepanjang piala dunia 2010 dimanfaatkan sebuah situs internet untuk menawarkan 'obat' penangkal suara bising tersebut.

antivuvuzelafilter.com mengembangkan sebuah teknologi yang dapat meminimalisir bahkan menghilangkan suara terompet tersebut untuk para penonton yang menyaksikan siaran pertandingan melalui komputer, atau Televisi. Selain itu teknologi tersebut juga dapat menghilangkan suara vuvuzela bagi para pemilik iPhone dan iPod yang menonton video streaming.

Software anti vuvuzela tersebut dibanderol sekira 2,95 euro atau sekira Rp33 ribu. "Unduh teknologi yang kami desain untuk menhapus suara bising vuvuzela dan mainkan di home stereo system, komputer, iPod dan iPhone," demikian promo yang ditulis situs tersebut seperti dilansir Tech central, Rabu (16/6/2010).

Sistem filter penangkal tersebut, yang tersedia di antivuvuzelafilter.com sebenarnya adalah file audio MP3 yang menghasilkan gelombang suara yang dapat melawan suara vuvuzela yang dihasilkan perangkat lainnya.

Bila ingin meminimalisir suara vuvuzela di TV, pengguna bisa memainkan suara anti-vuvuzela dan meletakkannya di dekat televisi. Volume suara TV harus harus sama dengan volume suara di perangkat yang digunakan untuk memutar suara anti vuvuzela. lebih mudahnya, teknologi ini mengadu suara vuvuzela di TV dengan suara anti vuvuzela dari perangkat seperti komputer atau iPhone. "Tergantung pada situasi ruangan, gelombang suara yang dihasilkan bisa begitu samar untuk bisa terdengar ke telinga manusia."

Vuvuzela memang menjadi suara ikonik Piala Dunia Afrika Selatan 2010. Tapi kehadirannya membahayakan para penonton di stadion.
Royal National Institute for Deaf People (RNID) menyatakan, ada risiko tinnitus (telinga mendenging) temporer atau kerusakan pendengaran permanen yang ditimbulkan oleh Vuvuzela.

RNID menegaskan, dengan mendengar suara Vuvuzela tepat dari arah belakang, maka telinga Anda menahan beban lebih dari 125 desibel suara, yang berakibat menyakiti pendengaran. Nyatanya, suara Vuvuzela lebih keras dari gergaji atau mesin pemotong rumput yang menghasilkan 110 desibel suara dan sirene ambulans yang menghasilkan 120 desibel suara.[okezone]
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati

3 Responses to this post

  1. dinoe on June 16, 2010 at 8:54 PM

    teknologi sudah semakin keen ya mas.. bisa saja membuat hal-hal yang bermanfaat disaat moment-moment penting seperti di piala dunia 2010 ini

  2. Herdoni Wahyono on July 15, 2010 at 4:44 PM

    Ketika nonton pertandingan bola Piala Dunia 2010 di televisi, sepanjang pertandingan dari awal sampai akhir kita disuguhi 'suara lebah yang terus berdenging' dari Vuvuzela. Ide dan penemuan yang kreatif untuk 'melawan' suara Vuvuzela tersebut. Trims infonya sobat.

  3. mixedfresh on July 15, 2010 at 6:31 PM

    Tapi untungnya Piala dunia 2010 telah berakhir...jadinya suara vuvuzela sudah tidak terdengar lagi....

Leave a comment

Komentarmu=Jati Dirimu